Terakhir, kapal tersebut mengangkut bantuan dari Bangka Belitung ke Aceh dalam rangka pemulihan bencana di sejumlah wilayah terdampak banjir dan longsor.
Keberadaan KRI Teluk Gilimanuk (531) tidak hanya mencerminkan kekuatan armada laut Indonesia, tetapi juga menjadi saksi sejarah perjalanan panjang kapal perang yang terus mengabdi lintas generasi.














