Nasional

Gaya Hidup Mewah, Fenomena Pinjol di Kalangan Anak Muda Mengkhawatirkan

39
×

Gaya Hidup Mewah, Fenomena Pinjol di Kalangan Anak Muda Mengkhawatirkan

Sebarkan artikel ini
Ribuan masyarakat Bangka Barat berkumpul di pusat kota Mentok untuk mengikuti kegiatan Car Free Day yang ke-2, pada Minggu (28/07/2024) pagi.
Ribuan masyarakat Bangka Barat berkumpul di pusat kota Mentok untuk mengikuti kegiatan Car Free Day yang ke-2, pada Minggu (28/07/2024) pagi.

Menurutnya, perlu ada lapisan tambahan dalam menilai profil risiko calon peminjam, termasuk memastikan tujuan penggunaan dana. “Misalnya pinjaman dari kelompok muda, nanti perlu dikonfirmasi pinjaman itu digunakan untuk apa,” ujarnya.

Sementara itu, Sosiolog Universitas Nasional, Sigit Rohadi, mengungkapkan bahwa dorongan gaya hidup turut menjadi faktor utama anak muda memanfaatkan pinjaman daring.

OkIa menilai sebagian generasi muda terdorong menampilkan citra kelas menengah melalui aktivitas konsumsi, seperti nongkrong di kafe atau menggunakan barang bermerek.

“Banyak anak muda bergaya hidup mewah untuk mendongkrak status sosial, lalu mengunjungi tempat-tempat yang secara tidak langsung mengompetisikan hal tersebut,” kata Sigit.

Menurutnya, pinjaman daring dipilih karena prosesnya cepat, mudah, dan bersifat personal. Transaksi melalui gawai juga membuat identitas peminjam tidak mudah diketahui lingkungan sekitar, sehingga dianggap lebih aman secara sosial.

Pada akhirnya, Sigit menilai fenomena ini tidak hanya persoalan ekonomi, tetapi juga berkaitan dengan tekanan sosial dan rasa takut tersisih dari komunitas. Ketika gaya hidup menjadi tolok ukur penerimaan sosial, pinjaman daring pun kerap dijadikan jalan pintas, meski berisiko menimbulkan masalah keuangan di kemudian hari.

error: