Saat ini, sekitar 20 perusahaan pengolahan sawit tercatat dalam Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) Bangka Belitung. Data tersebut mencakup perusahaan yang telah beroperasi penuh maupun yang masih berada dalam tahap administrasi.
Sektor perkebunan kelapa sawit kini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah. Keberadaan industri pengolahan sawit dinilai mampu menjadi penyeimbang sektor pertambangan timah yang selama ini mendominasi struktur ekspor Bangka Belitung.
Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toto Haryanto Silitonga, menilai penguatan sektor perkebunan dan industri pengolahan sangat penting untuk menjaga stabilitas ekonomi daerah, terutama saat terjadi fluktuasi pada komoditas timah.
Menurutnya, keberlanjutan industri sawit dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap neraca perdagangan daerah. Meski timah masih menjadi komoditas utama ekspor, sektor sawit dinilai mampu menjadi cadangan ekonomi strategis dalam jangka panjang.
Dengan bertambahnya jumlah pabrik kelapa sawit dan meningkatnya investasi, Bangka Belitung diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah pengembangan industri sawit nasional yang berkelanjutan dan berdaya saing.
















