Peningkatan kepesertaan JKN turut mendorong pemanfaatan layanan kesehatan, dengan rata-rata dua juta kunjungan peserta per hari ke fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. Hal ini mencerminkan semakin terbukanya akses masyarakat terhadap pelayanan medis.
Untuk menjaga mutu layanan, BPJS Kesehatan terus memperkuat kerja sama dengan fasilitas kesehatan serta mengembangkan layanan berbasis digital, seperti Aplikasi Mobile JKN, layanan administrasi melalui WhatsApp PANDAWA, Care Center 165, antrean online, hingga fitur i-Care JKN yang memudahkan tenaga medis melihat riwayat pelayanan peserta.
Penghargaan UHC Award 2026 yang diterima Bupati Markus menjadi bukti nyata keseriusan Pemkab Bangka Barat dalam menghadirkan layanan kesehatan yang inklusif.
Ke depan, pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat sinergi agar seluruh masyarakat Bangka Barat dapat merasakan manfaat perlindungan kesehatan secara berkelanjutan.

















