Bangka Barat

Disesuaikan Kondisi Cuaca, Penyebrangan Ferry Tanjung Kalian-Tanjung Api-api Tetap Beroperasi

87
×

Disesuaikan Kondisi Cuaca, Penyebrangan Ferry Tanjung Kalian-Tanjung Api-api Tetap Beroperasi

Sebarkan artikel ini
KSOP Kelas IV Mentok, Zefli Agustian. Foto: Rizki Ramadhani.
KSOP Kelas IV Mentok, Zefli Agustian. Foto: Rizki Ramadhani.

BANGKA BARAT – Aktivitas penyeberangan kapal ferry di Pelabuhan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, masih berlangsung meski kondisi cuaca di perairan Selat Bangka terpantau fluktuatif. Otoritas pelabuhan memastikan operasional kapal tetap mengutamakan keselamatan penumpang dan awak kapal dengan pemantauan cuaca.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Mentok, Zefli Agustian mengatakan, jadwal keberangkatan ferry pada jam-jam utama masih berjalan normal. Namun, pihaknya tetap menyesuaikan dengan kondisi cuaca terkini berdasarkan informasi BMKG serta laporan langsung dari nakhoda di lapangan.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kalau untuk pemberangkatan ferry dari jadwal yang jam 7 pagi sampai jam 5 sore masih berjalan sambil tetap melihat situasi dan kondisi cuaca kita pantau lewat BMKG dan laporan cuaca real-time dari nakhoda,” ujar Zefli, Selasa (28/1/2026).

Sementara itu, untuk jadwal keberangkatan di trip malam hari, KSOP Mentok menerapkan kebijakan lebih fleksibel. Keputusan berlayar dilakukan secara situasional dengan mempertimbangkan tingkat keamanan pelayaran.

“Sedangkan untuk pemberangkatan ferry yang jam 9 malam dan jam 11 malam itu sementara situasional. Jika (cuaca) memungkinkan kita berangkatkan,” ujarnya.

Zefli juga menyinggung insiden pelayaran yang sempat melibatkan Kapal Munic VII. Berdasarkan evaluasi sementara, kejadian tersebut diduga kuat dipengaruhi faktor cuaca ekstrem yang menyebabkan lasingan kapal terlepas.

“Terakhir yang insiden Kapal Munic VII itu juga mungkin karena cuaca sehingga lasingan putus,” ungkapnya.

Meski demikian, KSOP Mentok memastikan koordinasi dengan berbagai pihak tetap berjalan, termasuk dengan para sopir truk dan operator kapal. Informasi kondisi gelombang dan angin terus disampaikan agar seluruh pengguna jasa pelabuhan dapat mengambil langkah antisipatif.

“Kita juga tetap berkomunikasi dengan supir truk, memang cuacanya lumayan ombak maupun anginnya. Untuk alhamdulillah kejadian lain enggak ada, mudah-mudahan enggak terjadi lah,” tutup Zefli.

error: