<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka Barat

Polisi Cari Mayat yang Terapung di Perairan Mentok

×

Polisi Cari Mayat yang Terapung di Perairan Mentok

Sebarkan artikel ini
Kasat Polairud Polres Bangka Barat, Iptu Yudi Lasmono. Foto: Rizki Ramadhani.
Kasat Polairud Polres Bangka Barat, Iptu Yudi Lasmono. Foto: Rizki Ramadhani.

BANGKA BARAT – Warga di sekitar Perairan Tanjung Kalian, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, sempat digegerkan dengan informasi penemuan sesosok diduga mayat yang mengapung di laut, Senin (9/2/2026).

Informasi awal diterima aparat sekitar pukul 09.00 WIB dari warga yang melihat adanya tubuh manusia terapung tidak jauh dari Dermaga Jefri. Korban disebut masih mengenakan pakaian berwarna biru saat pertama kali terlihat.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kasat Polairud Polres Bangka Barat, Iptu Yudi Lasmono, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima informasi dari masyarakat.

“Sekitar pukul sembilan pagi kami mendapatkan informasi dari warga yang menyampaikan mereka menemukan sesosok diduga mayat terapung tidak jauh dari Dermaga Jep,” ujar Iptu Yudi Lasmono.

Namun, saat tim gabungan tiba di lokasi bersama nelayan yang pertama kali melihat kejadian tersebut, objek yang diduga mayat itu sudah tidak terlihat lagi.

“Kemudian tim gabungan ke TKP, namun bersama nelayan yang menunjukkan tadi, mayat itu sudah tidak ada,” ucapnya.

Meski demikian, aparat tidak menghentikan upaya pencarian. Sebanyak dua tim diturunkan untuk menyisir area perairan di sekitar lokasi penemuan awal.

“Kami tetap melakukan pencarian. Dua tim diturunkan untuk melakukan pencarian,” katanya.

Hingga saat ini, korban belum berhasil ditemukan dan pencarian masih terus dilakukan.

“Kami pastikan sampai sekarang mayat tersebut belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian,” tuturnya.

Selain menyisir perairan, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan masyarakat sekitar dan para pengguna jasa pelayaran yang melintas di wilayah tersebut.

“Kami juga berkomunikasi dengan warga sekitar maupun pengguna jasa pelayaran yang sedang berada di tengah perairan, jika ada yang merasa kehilangan anggota keluarga,” ungkapnya.

Upaya pencarian dihadapkan pada kendala cuaca ekstrem di wilayah Mentok. Kondisi gelombang laut yang tinggi dan arus pasang menyulitkan proses pencarian di lapangan.

“Kendala kami saat ini cuaca di Mentok cukup ekstrem. Gelombang tinggi sehingga menyulitkan pencarian. Area pencarian sekitar satu sampai satu setengah mil, arus gelombang juga sudah mulai pasang,” tambahnya.

error: