Gong Xi Fa Chai
Bangka Barat

Kronologi Penyelundupan 1,2 Ton Timah di Mentok

×

Kronologi Penyelundupan 1,2 Ton Timah di Mentok

Sebarkan artikel ini
Balok timah dibawa ke Pos Satgas Halilintar. Foto: Istimewa.
Balok timah dibawa ke Pos Satgas Halilintar. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Aparat gabungan menggagalkan upaya penyelundupan timah ilegal seberat lebih dari satu ton di wilayah Bangka Barat, Jumat (1/5/2026) kemarin. Dalam operasi tersebut, tiga orang terduga pelaku turut diamankan bersama barang bukti.

Pengungkapan kasus ini terjadi di Pelabuhan Tanjung Kalian saat aktivitas penyeberangan mulai meningkat. Petugas yang melakukan pengamanan rutin mendapati sebuah kendaraan yang mencurigakan karena membawa beban tidak wajar.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Satu unit mobil Toyota Innova Reborn bernomor polisi B 1320 ZM kemudian dihentikan dan diperiksa. Dari hasil penggeledahan, ditemukan sebanyak 61 keping timah balok dan satu karung berisi bongkahan timah dengan total berat mencapai 1.294 kilogram.

“Pengungkapan ini bermula saat anggota Pos Selindung dan Pos Belo Laut bersama Tim Intelrem 045/Gaya melaksanakan patroli dan pengawasan kendaraan yang akan menyeberang menuju Pelabuhan Tanjung Api-Api pada pukul 06.38 WIB,” ujar seorang narasumber terpercaya, Sabtu (2/5/2026).

Petugas kemudian menaruh curiga terhadap kendaraan tersebut karena terlihat membawa muatan berat di bagian depan dan belakang. Pada pukul 06.42 WIB, dilakukan pemeriksaan intensif oleh Satlap Tri Cakti bersama Tim Intelrem 045/Gaya hingga ditemukan muatan timah ilegal tersebut.

“Berdasarkan pemeriksaan awal, tiga orang yang berada di dalam kendaraan tersebut masing-masing berinisial AHA, seorang oknum anggota Korem 045/Gaya, RA laki-laki berstatus mahasiswa asal Palembang, serta KRH perempuan yang juga berstatus mahasiswa asal Kabupaten Bangka,” katanya.

Dari keterangan sementara, para terduga pelaku mengaku timah tersebut diperoleh dari masyarakat di Kabupaten Bangka Selatan dan Bangka Tengah. Barang itu rencananya akan dikirim melalui jalur Tanjung Kalian menuju Tanjung Api-Api, lalu dilanjutkan melalui Bakauheni–Merak dengan tujuan akhir Jakarta.

“Ketiga terduga pelaku kini telah diamankan dan tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh Satlap Tri Cakti bersama Staf Intelrem 045/Gaya guna mengungkap asal-usul timah serta kemungkinan adanya jaringan penyelundupan yang lebih luas,” katanya.

error: