BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat memperkuat komitmen di sektor pendidikan dengan menyiapkan program bantuan seragam dan tas sekolah gratis bagi siswa jenjang SD dan SMP pada tahun anggaran 2026.
Kebijakan ini menjadi langkah konkret untuk meringankan beban biaya pendidikan sekaligus mendorong pemerataan akses sekolah bagi seluruh anak di daerah tersebut.
Program ini disampaikan langsung oleh Bupati Bangka Barat, Markus, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah ingin memastikan tidak ada anak yang terhambat bersekolah hanya karena keterbatasan ekonomi.
“Kita tahun ini menganggarkan dana membantu memberikan seragam dan tas gratis kepada siswa kita di jenjang SD dan SMP,” katanya, Selasa (5/5/2026).
Kebijakan pemberian seragam dan tas gratis ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Bangka Barat dalam meningkatkan kualitas dan akses pendidikan. Selain mengurangi pengeluaran orang tua, program ini juga diharapkan mampu menekan angka putus sekolah di wilayah tersebut.
Bantuan tersebut dinilai sangat relevan, terutama bagi keluarga yang selama ini terbebani biaya perlengkapan sekolah di awal tahun ajaran. Dengan adanya dukungan ini, pemerintah berharap anak-anak dapat lebih fokus dalam menempuh pendidikan tanpa terkendala kebutuhan dasar sekolah.
Bupati Markus juga menegaskan bahwa pendidikan dasar di Bangka Barat sejatinya sudah tidak lagi dipungut biaya, sehingga tidak ada alasan bagi anak-anak untuk tidak bersekolah.
“Seharusnya anak-anak sudah tidak ada lagi alasan tidak sekolah, harapan kita seperti itu,” demikian kata Bupati Markus dalam momentum Hari Pendidikan Nasional.
Melalui kebijakan ini, Pemkab Bangka Barat menargetkan terciptanya akses pendidikan yang lebih merata dan inklusif. Dukungan nyata seperti bantuan seragam dan tas gratis diharapkan mampu menjadi pendorong semangat belajar sekaligus memastikan setiap anak di Bangka Barat mendapatkan hak pendidikan yang layak.















