HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Barat

Diduga Gegara Obat Nyamuk, Rumah dan Mobil di Babar Hangus Terbakar

×

Diduga Gegara Obat Nyamuk, Rumah dan Mobil di Babar Hangus Terbakar

Sebarkan artikel ini
Rumah warga Tempilang terbakar. Foto: Istimewa.
Rumah warga Tempilang terbakar. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Peristiwa kebakaran menghanguskan sebuah rumah milik warga di Dusun Merabok, Desa Tempilang, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, Kamis (4/6/2026) pagi. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 10.45 WIB tersebut mengakibatkan bangunan rumah beserta seluruh isinya habis terbakar.

Selain rumah, sebuah mobil Honda CR-V tahun 2010 berwarna abu-abu yang terparkir di depan rumah juga tidak dapat diselamatkan dari kobaran api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materi diperkirakan mencapai Rp300 juta.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Peristiwa bermula sekitar pukul 10.40 WIB saat pemilik rumah sedang mengisi daya telepon genggam di kamar bagian tengah rumah. Tak lama kemudian, cucu terkecilnya menghampiri dan memberitahukan bahwa telah terjadi kebakaran.

“Cucu saya bilang ada api atau kebakaran. Awalnya saya kira api berasal dari dapur, tetapi setelah saya lihat ke dapur ternyata tidak ada api,” ujar pemilik rumah, Bahud.

Tak berselang lama, cucu laki-lakinya kembali memberi tahu bahwa api justru muncul dari kamar depan rumah. Bahud bersama cucunya sempat berupaya memadamkan api secara mandiri.

Namun, karena di dalam kamar terdapat barang-barang yang mudah terbakar seperti kasur serta kondisi rumah yang masih berbahan papan, api dengan cepat membesar dan menyebar ke seluruh bagian bangunan.

Dalam kondisi panik, Bahud berusaha menyelamatkan mobil Honda CR-V milik menantunya, Rio Sidarta (44), yang terparkir di depan rumah. Namun upaya tersebut tidak berhasil karena kendaraan dalam keadaan mati dan terkunci.

“Saya juga berupaya menghubungi menantunya untuk meminta bantuan. Akan tetapi, telepon genggam miliknya berada di dalam ruangan yang sudah lebih dulu terbakar sehingga tidak dapat diambil,” tuturnya.

Menyadari kobaran api semakin membesar dan membahayakan keselamatan, Bahud memilih menjauh dari lokasi bersama cucunya sambil meminta bantuan kepada warga sekitar untuk melakukan pemadaman.

Sekitar pukul 11.05 WIB, personel Polsek Tempilang bersama masyarakat setempat melakukan upaya pemadaman. Pada saat yang sama, pihak PLN turut dihubungi untuk memutus aliran listrik di sekitar lokasi guna mencegah kebakaran meluas.

“Setelah hampir satu jam dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.50 WIB. Meski demikian, rumah beserta seluruh perabotan di dalamnya dan satu unit mobil tidak dapat diselamatkan,” ucapnya.

error: