Dalam pelaksanaannya, proyek yang menelan anggaran sekitar Rp60 miliar dari ASDP itu mencakup pekerjaan pemasangan tiang pancang, pengecoran beton, mobilisasi material konstruksi, serta pembangunan fasilitas pendukung lainnya. Pekerjaan telah dimulai sejak April 2026 dan ditargetkan selesai pada November 2026.
“Skema pembangunan ada dua. Yakni di darat itu ada truk pengangkut dan truk mixer untuk proses pembuatan beton. Nah dari sisi laut menggunakan crane,” jelasnya.
ASDP juga berharap adanya dukungan dari pemerintah daerah terkait penyediaan lahan parkir untuk menampung kendaraan yang akan memasuki area pelabuhan agar tidak menimbulkan kemacetan di akses jalan utama.
Dengan target operasional pada awal tahun 2027, pembangunan Dermaga II Pelabuhan Tanjung Kalian diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk meningkatkan pelayanan penyeberangan, memperlancar mobilitas masyarakat, serta memperkuat peran Bangka Barat sebagai salah satu gerbang transportasi laut penting di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
















