BANGKA BARAT – Atap ponton sandar kapal cepat di Pelabuhan Tanjung Kalian, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, dilaporkan ambruk pada Minggu (7/6/2026) pagi. Insiden tersebut memicu pemeriksaan menyeluruh terhadap fasilitas pelabuhan guna memastikan keamanan aktivitas penumpang dan operasional pelayaran.
Hingga Minggu siang, bagian atap yang roboh masih terlihat di lokasi dan belum dilakukan perbaikan. Pengelola pelabuhan bersama instansi terkait saat ini masih melakukan pengecekan teknis untuk mengetahui tingkat kerusakan serta dampaknya terhadap layanan kapal cepat di Pelabuhan Tanjung Kalian.
General Manager ASDP Cabang Bangka, Agustinus Cahyo, mengatakan pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap fasilitas yang mengalami kerusakan.
“Yang rusak sementara kami cek terlebih dahulu ya secara teknis (untuk mengetahui apa saja yang rusak),” katanya, Minggu (7/6/2026).
Menurut Cahyo, kerusakan pada atap ponton sandar tersebut dipicu oleh cuaca buruk yang terjadi sehari sebelumnya.
“Angin Kencang kemarin,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Mentok, Zefli Agustian, mengungkapkan bahwa selain atap yang roboh, terdapat pergeseran pada struktur ponton sandar.
“Atapnya roboh dan kondisi ponton juga ada pergeseran. Pihak ASDP sedang mengusahakan untuk perbaikan, hari ini akan dilakukan pemeriksaan fisik,” katanya.
Ia menjelaskan, hasil pemeriksaan fisik akan menjadi dasar dalam menentukan kelanjutan operasional kapal cepat yang menggunakan fasilitas tersebut. Faktor keselamatan menjadi pertimbangan utama sebelum aktivitas sandar maupun proses naik turun penumpang kembali dilakukan.
“Akan diliat lagi apakah faktor keselamatannya aman untuk sandar dan naik turun penumpang. Bila tidak aman, kemungkinan kegiatan ekspress akan ditunda terlebih dahulu,” ucapnya.
Pemeriksaan yang dilakukan sepanjang hari ini diharapkan dapat memberikan kepastian terkait kondisi ponton dan tingkat keamanan fasilitas pelabuhan. Jika dinyatakan layak dan aman, layanan kapal cepat dapat kembali berjalan normal.
















