HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Barat

Harpandi Bidik Pelanggan Baru dan Siapkan Ekspansi AMDK Tirta Menumbing

×

Harpandi Bidik Pelanggan Baru dan Siapkan Ekspansi AMDK Tirta Menumbing

Sebarkan artikel ini
Direktur Perumdam TSS, Harpandi. Foto: Dyanpotret.
Direktur Perumdam TSS, Harpandi. Foto: Dyanpotret.

Tak hanya fokus pada layanan air bersih, Perumdam TSS juga menyiapkan pengembangan usaha melalui produksi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Tirta Menumbing dalam berbagai varian, mulai dari botol, gelas atau cup, hingga kemasan galon.

Namun sebelum target tersebut terealisasi, perusahaan harus melakukan rehabilitasi ruang produksi agar memenuhi standar operasional yang dibutuhkan.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kita bisa memproduksi air baik kemasan AMDK berukuran 330 ml ataupun dengan yang gelas ini juga bisa terpenuhi sehingga kita bisa bersaing. Produk kita sudah sangat bagus karena airnya bersumber langsung dari Menumbing artinya tidak ada bahan-bahan kimia yang memang harus kita olah dengan AMDK ini,” tuturnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat Markus menilai Perumdam TSS telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik selama beberapa tahun terakhir. Ia berharap pencapaian tersebut dapat diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Saya lihat sudah banyak kemajuan dari segi keuntungan, sudah mulai bagus ya. Tentunya juga saya berharap peningkatan pelayanan yang terbaik,” kata Markus.

Selain kualitas pelayanan, Markus juga menargetkan peningkatan jumlah pelanggan baru sebagai salah satu indikator keberhasilan perusahaan daerah tersebut.

“Pemasangan pelanggan baru kita bisa meningkat seperti itu,” jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Bangka Barat juga mendukung rencana pengembangan AMDK Tirta Menumbing agar mampu bersaing dengan berbagai merek air minum kemasan yang telah lebih dahulu beredar di pasaran.

“Iya peningkatan jumlah produksi termasuk kita akan memproduksi galon nanti kan untuk sejauh ini produksi kita masih yang botol ya masih terbatas makanya nanti kita lagi buat kajian supaya kita bisa membesarkan,” ujar Markus.

error: