Lebih lanjut, ia mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk melakukan pendataan kebutuhan pupuk secara lebih akurat. Selain itu, koordinasi dengan kelompok tani perlu diperkuat serta disediakan saluran pengaduan yang mudah diakses masyarakat apabila ditemukan praktik penjualan pupuk di atas harga yang telah ditetapkan.
Deddi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan sektor pertanian tidak hanya diukur dari peningkatan hasil panen, tetapi juga dari kemampuan pemerintah dalam memberikan perlindungan kepada petani dari berbagai tekanan biaya produksi yang terus meningkat.
Sebagai daerah yang masih mengandalkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ekonomi masyarakat, Bangka Barat membutuhkan kebijakan yang mampu menjamin stabilitas harga dan ketersediaan pupuk. Deddi berharap seluruh pihak terkait dapat bekerja lebih optimal agar petani memperoleh dukungan yang dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga ketahanan pangan daerah.
“Petani adalah pahlawan pangan. Jika mereka terus dibebani kenaikan biaya produksi, maka ketahanan pangan daerah juga akan terancam. Karena itu saya meminta pemerintah lebih serius mengawal stabilitas harga dan ketersediaan pupuk demi kesejahteraan petani Bangka Barat,” tutup Deddi Wijaya.
Judul tersebut sudah dioptimalkan untuk mesin pencari (SEO) dengan memasukkan kata kunci utama Deddi Wijaya, kenaikan harga pupuk, dan petani Bangka Barat yang memiliki nilai pencarian kuat dalam konteks isu pertanian daerah.
















