BANGKA BARAT – Aparat kepolisian menggagalkan upaya peredaran narkotika dalam jumlah besar di Kabupaten Bangka Barat. Seorang pria yang menjadi penumpang mobil travel ditangkap setelah kedapatan membawa paket diduga berisi sabu seberat 1.040 gram atau lebih dari satu kilogram.
Pengungkapan kasus tersebut dilakukan Tim Hantu Satuan Reserse Narkoba Polres Bangka Barat bersama Unit Reskrim Polsek Kelapa saat melakukan patroli dan pemantauan situasi keamanan di wilayah Kecamatan Kelapa pada Selasa (23/6/2026) dini hari.
Paket sabu ditemukan saat petugas memeriksa sebuah mobil travel yang dihentikan karena melaju dengan kondisi bagasi terbuka sambil mengangkut sepeda motor.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya, mengatakan pemeriksaan berawal ketika petugas mendapati mobil tersebut berpotensi membahayakan pengguna jalan.
Saat kendaraan dihentikan, polisi melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan para penumpang dengan disaksikan perangkat desa. Dari hasil pemeriksaan itu ditemukan sebuah kotak yang dibungkus plastik putih dan diketahui merupakan milik salah seorang penumpang bernama Rebi Masri.
“Dari hasil pemeriksaan yang disaksikan perangkat desa, petugas menemukan satu buah kotak yang dibungkus plastik putih milik salah satu penumpang berinisial RM. Setelah kotak tersebut dibuka bersama-sama dan disaksikan sopir travel serta perangkat desa, ditemukan diduga narkotika jenis sabu. Yang bersangkutan juga mengakui bahwa barang tersebut adalah miliknya,” katanya, Rabu (24/6/2026).
Selain mengamankan terduga pelaku, polisi turut menyita barang bukti berupa satu paket diduga sabu dengan berat bruto 1.040 gram yang dikemas dalam kotak berlapis lakban kuning, satu plastik putih, satu unit telepon genggam Samsung A06 warna biru, satu unit sepeda motor Yamaha Soul GT bernomor polisi BN 6034 PG, serta satu unit mobil Daihatsu Sigra putih bernomor polisi BN 1033 AC.
AKBP Pradana Aditya menegaskan, hasil penyelidikan awal menunjukkan pelaku diduga berperan sebagai pengedar narkotika. Tersangka dilaporkan berjualan es tebu di Lapangan Merdeka Pangkalpinang.
















