BANGKA BARAT – Upaya penyelundupan narkotika dengan cara tak biasa berhasil diungkap Satresnarkoba Polres Bangka Barat. Seorang pria berinisial R (31) ditangkap setelah diduga menyembunyikan sabu di dalam sepatu anaknya. Kasus ini terungkap berkat kejelian pihak sekolah yang menemukan benda mencurigakan di dalam alas kaki seorang murid.
Pengungkapan tersebut menjadi perhatian karena lokasi penemuan barang diduga narkotika berada di lingkungan pendidikan. Berbekal laporan dari pihak sekolah, Tim Hantu Satresnarkoba bergerak cepat melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan terduga pelaku di kediamannya di Kampung Teluk Rubiah Laut, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Mentok.
Peristiwa itu bermula pada Senin (27/7/2026) ketika seorang murid mengeluhkan ada benda yang mengganjal di dalam sepatunya. Kepala sekolah kemudian memeriksa sepatu tersebut dan menemukan plastik klip mencurigakan yang diduga berisi narkotika.
Temuan itu langsung dilaporkan kepada Tim Hantu Satresnarkoba Polres Bangka Barat. Menindaklanjuti laporan tersebut, polisi mendatangi sekolah sebelum melakukan pengembangan ke rumah kontrakan yang diduga menjadi tempat tinggal pelaku.
Dalam penggeledahan yang disaksikan kepala sekolah serta Ketua RW setempat, petugas menemukan empat paket plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu yang disembunyikan di dalam sepatu anak pelaku. Saat dimintai keterangan, R mengakui barang haram tersebut adalah miliknya.
Dari tangan pelaku, polisi menyita empat paket sabu dengan berat bruto 1,40 gram. Selain itu, turut diamankan lima plastik klip kosong, satu skop yang terbuat dari pipet, satu pasang sepatu, satu kotak berisi pirek, satu bungkus rokok, dan satu unit telepon genggam yang diduga berkaitan dengan aktivitas pelaku.
Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak, mengatakan keberhasilan pengungkapan kasus tersebut tidak lepas dari kepedulian pihak sekolah yang segera melaporkan temuan mencurigakan kepada kepolisian.
“Respons cepat dari pihak sekolah sangat kami apresiasi. Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci dalam mencegah peredaran narkotika, terutama di lingkungan pendidikan. Polres Bangka Barat akan menindak tegas setiap pelaku penyalahgunaan maupun peredaran narkoba tanpa pandang bulu,” ujarnya.
















