Anggota Bawaslu Kabupaten Bangka Barat, Budi Santoso, menilai sinkronisasi data antarsistem menjadi aspek penting dalam menjaga kualitas daftar pemilih sekaligus memastikan masyarakat memperoleh informasi yang benar.
“Pengawasan terhadap Data Pemilih Berkelanjutan tidak hanya dilakukan pada saat rapat pleno, tetapi juga melalui pencermatan terhadap sistem informasi yang digunakan dalam pengelolaan data pemilih. Ketidaksesuaian antara Sidalih dan Cek DPT Online perlu menjadi perhatian agar tidak menimbulkan perbedaan informasi di masyarakat,” ujar Budi Santoso, Jumat (3/7/2026).
“Kami berharap proses sinkronisasi data dapat dilakukan secara lebih optimal sehingga setiap tindak lanjut atas saran perbaikan, termasuk data pemilih yang telah meninggal dunia, dapat segera tercermin pada seluruh sistem yang digunakan,” sambungnya.
Ia menambahkan, Bawaslu Kabupaten Bangka Barat akan terus mengoptimalkan pengawasan terhadap pelaksanaan pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan melalui koordinasi, pencermatan data, serta penyampaian saran perbaikan kepada KPU. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga integritas daftar pemilih sekaligus memastikan hak konstitusional setiap warga negara yang memenuhi syarat tetap terlindungi.
Ke depan, Bawaslu menegaskan akan terus mengawal proses pembaruan data pemilih secara berkala agar seluruh perubahan data dapat segera terakomodasi dalam setiap sistem yang digunakan.
“Dengan pengawasan yang konsisten, diharapkan daftar pemilih di Kabupaten Bangka Barat semakin valid, transparan, dan menjadi fondasi kuat bagi penyelenggaraan pemilu yang demokratis, berintegritas, serta dipercaya masyarakat,” ujarnya.
















