IMG-20260814-WA0068
BALEHO DIRGAHAYU RI 2026 (4x6)
Bangka Barat

Pertunjukan WASTRA Bangkitkan Asa Baru untuk Kain Cual Mentok

×

Pertunjukan WASTRA Bangkitkan Asa Baru untuk Kain Cual Mentok

Sebarkan artikel ini
Pertunjukan Wastra Kain Cual Mentok. Foto: Aldo Juliangga.
Pertunjukan Wastra Kain Cual Mentok. Foto: Aldo Juliangga.

Melalui tema “Tafsir Perjalanan dan Asa Kain Cual”, Yus berharap warisan budaya tersebut mampu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman. Pelestarian, kata dia, harus berjalan beriringan dengan inovasi agar Kain Cual tetap relevan dan diminati generasi muda.

“Kita tentu tidak ingin Kain Cual hanya berhenti sebagai koleksi museum atau hanya dikenakan pada acara-acara formal. Kain Cual harus terus hidup, berkembang, beradaptasi dan berinovasi di tengah modernisasi, tanpa kehilangan ruh dan keaslian nilai budayanya,” ucapnya.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Ia juga menilai kegiatan seni dan kebudayaan memiliki peran penting dalam memperkuat hubungan antara sektor budaya, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah. Menurutnya, potensi budaya lokal dapat menjadi kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kegiatan seperti ini membuktikan bahwa kebudayaan dapat menjadi ruang yang mempertemukan berbagai sektor. Budaya, ekonomi kreatif dan pariwisata dapat tumbuh bersama apabila dikelola dengan baik dan melibatkan seluruh pihak,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yus Derahman turut mengapresiasi kolaborasi antara pemerintah, para pelaku seni dan budaya, serta dunia usaha yang ikut memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk PT Timah Tbk sebagai fasilitator tempat.

Ia menilai pelestarian budaya tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan sinergi yang kuat agar warisan budaya lokal tetap bertahan sekaligus mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara pemerintah, para pelaku seni, komunitas budaya, serta dunia usaha. Kebudayaan akan semakin kuat apabila kita menjaganya secara bersama-sama,” katanya.

Apresiasi khusus juga diberikan kepada Maestro Cual Mentok, Maghdalena, serta para perajin dan seniman yang selama ini menjaga keberlangsungan tradisi Kain Cual.

“Terima kasih kepada Ibu Maghdalena dan seluruh perajin serta seniman yang telah mendedikasikan tenaga, pikiran dan waktunya untuk menjaga warisan budaya ini. Semangat seperti inilah yang harus terus diwariskan kepada generasi muda,” tuturnya.

error: