IMG-20260926-WA0062
Bangka Barat

Pinjaman Rp 65 Miliar Disiapkan untuk Perbaikan Jalan Babar, Eksekusi Ditargetkan November

×

Pinjaman Rp 65 Miliar Disiapkan untuk Perbaikan Jalan Babar, Eksekusi Ditargetkan November

Sebarkan artikel ini
Jalan Nasional yang Amblas di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat mulai diisi material bangunan.
Jalan Nasional yang Amblas di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat mulai diisi material bangunan.

BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menyiapkan langkah intervensi untuk memperbaiki kondisi infrastruktur jalan yang mengalami penurunan tingkat kemantapan.

Salah satu upaya yang disiapkan yakni melalui pinjaman daerah senilai Rp65 miliar yang diarahkan sepenuhnya untuk pembangunan dan perbaikan jalan.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Bangka Barat, Abimanyu, mengatakan kondisi jalan saat ini membutuhkan penanganan segera. Tingkat kemantapan jalan yang sebelumnya berada di atas 80 persen kini telah mengalami penurunan hingga di bawah 70 persen.

Menurut Abimanyu, kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut karena kerusakan jalan berpotensi semakin meluas apabila tidak mendapatkan intervensi dalam waktu dekat.

“Kalau tidak kita intervensi tahun ini, kita khawatir kemantapan jalan bisa semakin turun, bahkan bisa di bawah 50 persen,” ujar Abimanyu, Kamis (8/10/2026).

Ia menjelaskan, keputusan untuk melakukan intervensi juga mempertimbangkan aspek pembiayaan. Penundaan perbaikan selama dua hingga tiga tahun dinilai dapat membuat kebutuhan anggaran jauh lebih besar dibandingkan jika pekerjaan dilakukan lebih awal.

Hal itu disebabkan biaya pekerjaan per kilometer dapat meningkat seiring waktu, sementara tingkat kerusakan jalan juga berpotensi bertambah parah.

“Kalau kita tunda dua atau tiga tahun, biaya perbaikannya tentu akan lebih besar. Harga satuan per kilometer meningkat, kemudian tingkat kerusakannya juga semakin berat,” jelasnya.

Abimanyu menyebutkan, dana pinjaman sebesar Rp65 miliar tersebut direncanakan digunakan seluruhnya untuk pembangunan dan perbaikan jalan di wilayah Bangka Barat. Pemerintah daerah menargetkan pekerjaan fisik sudah dapat mulai berjalan pada tahun ini.

Untuk tahapan pelaksanaan, estimasi pengerjaan fisik ditargetkan dapat dimulai pada November 2026. Namun, sebelum masuk tahap pekerjaan di lapangan, masih terdapat sejumlah proses administratif dan pengadaan yang harus diselesaikan.

“Sekarang prosesnya masih pada pengadaan barang dan jasa serta evaluasi APBD oleh pemerintah provinsi,” kata Abimanyu.

error: