Ia menjelaskan, kegiatan menyambangi warung kopi bukan sekadar kunjungan informal. Lebih dari itu, pendekatan tersebut menjadi sarana bagi kepolisian untuk mengetahui secara langsung kondisi di lapangan dan memahami persoalan yang dirasakan masyarakat.
Agus berharap, keberadaan polisi di tengah masyarakat benar-benar menjadi sumber perlindungan dan ketenangan, bukan justru menimbulkan ketakutan atau keresahan.
“Inilah harapan Bapak Kapolri, polisi bersama masyarakat. Polisi datang harus membuat masyarakat merasa aman, bukan malah meresahkan,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi budaya kebersamaan dan gotong royong yang ditemuinya saat berinteraksi dengan masyarakat Bangka Belitung. Menurut Agus, nilai-nilai tersebut merupakan modal penting untuk memperkuat hubungan antara kepolisian dan warga dalam menjaga keamanan serta ketertiban.
“Alhamdulillah, keakraban dan gotong royong di sini luar biasa. Ini adalah modal kita bersama. Polisi sebagai amanah harus menjaga itu semua,” ungkapnya.
Kedekatan Polisi dan Masyarakat Jadi Perhatian
Agus mengungkapkan, pilihannya memulai aktivitas dengan berdialog bersama warga di warung kopi merupakan tindak lanjut arahan Kapolri tentang pentingnya membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat.
Ia berharap pola komunikasi langsung tersebut dapat diterapkan secara konsisten oleh seluruh jajaran kepolisian, mulai dari tingkat Polda, Polres, Polsek, hingga pos-pos kepolisian di berbagai wilayah.
Dengan pendekatan itu, masyarakat diharapkan memiliki ruang yang lebih terbuka untuk menyampaikan keluhan, memberikan masukan, serta mencari solusi atas persoalan yang mereka hadapi.
Agus menilai, kepercayaan masyarakat perlu dibangun sejak dini melalui interaksi sederhana dalam kehidupan sehari-hari, termasuk ketika polisi berkomunikasi dengan anak-anak sekolah.
Ia ingin polisi dipandang sebagai sosok yang melindungi dan memberikan rasa nyaman, bukan figur yang harus ditakuti.
“Cita-cita Bapak Kapolri itu sederhana, bagaimana anak-anak sekolah melihat polisi bukan dengan rasa takut, tetapi merasa nyaman ketika melihat Pak Polisi,” katanya.















