<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Elvi Diana Dorong Pariwisata Belitung Gencar Dipromosikan untuk Gaet Wisman

×

Elvi Diana Dorong Pariwisata Belitung Gencar Dipromosikan untuk Gaet Wisman

Sebarkan artikel ini

BANGKA – Anggota DPRD Provinsi Bangka Belitung Elvi Diana, mendorong pariwisata Belitung untuk dapat dipromosikan di level International. Hal ini diungkapkan usai bertemu langsung, dengan Duta Besar Indonesia untuk Rusia yakni Jose Tavares dan Wakil Dubes Berlian Helmy.

Pernyataan Elvi Diana ini bukan tanpa alasan, karena Belitung diklaim telah masuk 10 destinasi wisata Nasional Indonesia

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Kami bermitra dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan meminta kepada pak Dubes Indonesia dan jajarannya, untuk mempromosikan Kota Belitung yang saat ini merupakan 10 destinasi wisata Nasional Indonesia,” ujar Elvi Diana, Rabu (4/6/2025).

Diketahui sebelumnya pertemuan anggota Komisi II tersebut, usai kepulangannya ke Indonesia dalam perjalanan tugas partai untuk menghadiri International Conference Asia Politic Party mewakili anggota standing Commitee ICAPP (International Conference Asia Politic Party) Charles Honoris di Kota Industri Perm, Rusia.

“Kami juga ini meminta kepada Pak Dubes berkenan datang ke Bangka Belitung untuk mencoba pariwisata di sana, agar bisa juga menceritakan pengalamannya sudah berkunjung yang mana mempunyai tempat-tempat seperti pantai yang indah dan masih alami,” jelasnya.

Sementara itu Srikandi Partai PDI-P juga berharap Pemprov Bangka Belitung, dapat berkunjung untuk belajar kepada Pemerintah Rusia.

“Tentunya harus belajar bagaimana Pemerintah Rusia l, meningkatkan tata kelola kota dan pariwisata yang sangat rapih dan indah. Lalu juga penuh dengan nilai kebudayaan, mungkin juga bisa ikut lewat expo produk-produk lokal dan UMKM Provinsi Bangka Belitung yang bisa di tawarkan untuk kerjasama dengan pemerintah Rusia,” ucapnya.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: