<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratHeadlineLokal

Hidayat Arsani Buka MTQH ke-14 Bangka Belitung, Dorong Generasi Qur’ani Unggul dan Berdaya Saing

×

Hidayat Arsani Buka MTQH ke-14 Bangka Belitung, Dorong Generasi Qur’ani Unggul dan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini
Pembukaan MTQH ke-14 Bangka Belitung. Foto: Ist.
Pembukaan MTQH ke-14 Bangka Belitung. Foto: Ist.

BANGKA BARAT – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadits (MTQH) ke-14 Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (7/11/2025) malam

Hidayat Arsani mengatakan, MTQH adalah bagian dari program pemerintah dalam meningkatkan pemahaman serta pengembangan nilai keagamaan di tengah masyarakat.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“MTQH bukan hanya lomba membaca Al Qur’an. Kegiatan ini adalah syiar Islam, ikhtiar untuk terus mengagungkan kalam ilahi, meneguhkan kesuciannya serta memperkuat keimanan dan memperluas fungsi edukatif dari Al Qur’an,” ucapnya.

Hidayat juga menekankan bahwa generasi Qur’ani harus memiliki kemampuan lebih dari sekadar tilawah. Menurutnya, generasi unggul adalah mereka yang mampu membaca, memahami, kemudian mengimplementasikan nilai-nilai Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari, termasuk membangun sikap toleran, harmonis, serta melahirkan solusi atas persoalan umat.

Lebih jauh, Hidayat turut menyampaikan apresiasinya atas prestasi-prestasi kafilah Bangka Belitung yang telah mengharumkan nama daerah di level nasional maupun internasional.

“Tahun 2023, Khoiril Imam masuk peringkat 7 terbaik dunia dari 28 negara di Maroko. Tahun 2025, Ahmad Dasuki masuk 6 besar MTQ internasional di Zagreb, Kroasia. Bahkan pada STQH Nasional di Sulawesi Tenggara bulan Oktober 2025 lalu, Babel masuk 12 besar dari 38 provinsi,” katanya.

Ia juga menyinggung keberhasilan Arifin Hidayatullah sebagai terbaik II karya tulis ilmiah hadits (KTIH) serta Mutiara Andini yang meraih Harapan I pada cabang yang sama. Semua capaian ini disebut sebagai bukti bahwa putra-putri Babel mampu bersaing hingga kancah dunia.

Pada kesempatan itu, Gubernur Hidayat Arsani memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bangka Barat selaku tuan rumah penyelenggaraan MTQH ke-14, serta seluruh panitia yang telah mempersiapkan pelaksanaan dengan baik dan matang.

“Semoga Allah SWT memudahkan dan melancarkan kegiatan ini hingga selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Bangka Barat, Markus menegaskan bahwa MTQH bukan sekadar ajang seni baca dan tulis Al-Qur’an, namun merupakan media dakwah serta momentum strategis untuk menumbuhkan nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: