BANGKA BARAT – Upaya memperkuat ketahanan pangan berbasis desa terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat. Salah satunya melalui kegiatan panen sayur yang berlangsung di Desa Teluk Limau, Kecamatan Parit Tiga.
Kegiatan ini menjadi simbol nyata dukungan pemerintah daerah terhadap sektor pertanian hortikultura yang dikelola langsung oleh masyarakat.
Panen sayur tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bangka Barat, Markus, bersama sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan, serta Camat Parit Tiga.
Kehadiran pimpinan daerah ini menegaskan komitmen Pemkab Bangka Barat dalam mendorong pertanian desa sebagai penggerak ekonomi lokal.
Dalam kesempatan itu, Bupati Markus menyampaikan apresiasi kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Teluk Limau yang dinilai berhasil mengelola pertanian sayur secara berkelanjutan. Menurutnya, penguatan sektor hortikultura tidak hanya berdampak pada ketersediaan pangan, tetapi juga membuka peluang peningkatan pendapatan bagi petani.
Ia menilai, kegiatan panen sayur ini dapat menjadi contoh bagi desa lain dalam mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian. Sinergi antara pemerintah daerah dan petani, kata Markus, menjadi kunci utama dalam menciptakan pertanian yang produktif dan berdaya saing.
Selain itu, panen sayur di Desa Teluk Limau juga mencerminkan keberhasilan kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam mengembangkan potensi lokal. Program pertanian berbasis desa diharapkan mampu menopang perekonomian masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah.
“Ke depan, Pemerintah Kabupaten Bangka Barat menegaskan akan terus memperkuat pendampingan, akses program, serta dukungan kebijakan bagi petani. Langkah ini diharapkan mampu mendorong terwujudnya pertanian yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah,” katanya, Selasa (10/2/2026).
















