BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dan masyarakat bergerak melakukan pembersihan endapan pasir dan material lumpur di Kecamatan Mentok, hari ini, guna menjaga keselamatan serta kelancaran arus lalu lintas masyarakat.
Pembersihan difokuskan di Tebing Gadai, Jalan Gang Petenun Gereja Pantekosta hingga simpang menuju Pasar Mentok, pada Sabtu (31/1/2026).
Endapan pasir dan lumpur yang menutupi badar dinilai membahayakan pengendara serta menyebabkan genangan air yang masuk ke tempat ibadah dan pertokoan.
Kegiatan ini melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP dan Damkar Bangka Barat, Polsek Mentok, Kecamatan Mentok, Lurah Tanjung, unsur RT/RW setempat. Seluruh unsur turun langsung ke lapangan untuk memastikan pembersihan berjalan efektif.
Camat Mentok, Setyawan mengatakan, pembersihan dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah potensi kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang licin.
“Kami bersama masyarakat langsung turun ke lapangan agar akses jalan kembali aman dan nyaman dilalui. Serta membersihkan parit untuk mencegah banjir yang masuk ke Gereja dan area pertokoan,” ujarnya.
Selain di Tebing Gadai, tim gabungan juga melanjutkan pembersihan ke kawasan Sungai Baru, mulai dari Gang Bahar hingga Simpang Golf, yang sebelumnya dilaporkan mengalami kondisi serupa akibat material pasir dan lumpur yang terbawa aliran air.
Setyawan menambahkan, keterlibatan lintas instansi sangat penting agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan menyeluruh.
“Kami bersinergi dengan sejumlah instansi untuk memastikan pembersihan ini berjalan optimal dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila menemukan kondisi jalan yang berpotensi membahayakan pengguna.
“Jika ada titik jalan yang tertutup pasir, lumpur, atau kondisi lain yang berisiko, silakan segera laporkan agar bisa segera kami tindak lanjuti,” tuturnya.














