<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka Belitung

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian 1 Penambang Timah yang Masih Tertimbun Longsor

×

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian 1 Penambang Timah yang Masih Tertimbun Longsor

Sebarkan artikel ini
Proses pencarian korban longsor tambang timah Pondi. Foto: Istimewa.
Proses pencarian korban longsor tambang timah Pondi. Foto: Istimewa.

BANGKA – Tragedi longsor kembali terjadi di kawasan tambang timah Pondi, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka. Hingga Selasa (3/2/2026) pagi pukul 10.00 WIB, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap satu penambang yang belum ditemukan akibat tertimbun material longsor.

Upaya pencarian terus dimaksimalkan dengan mengerahkan dua unit alat berat serta penyisiran manual di titik-titik yang diduga menjadi lokasi korban terakhir. Kondisi cuaca yang relatif cerah menjadi faktor pendukung bagi petugas untuk mempercepat proses evakuasi di lapangan.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Peristiwa longsor tersebut terjadi pada Senin (2/2/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Saat kejadian, sejumlah penambang tengah beraktivitas di area tambang menggunakan alat berat. Tanah yang labil tiba-tiba runtuh dan menimbun para pekerja beserta peralatan yang digunakan.

Pasca-kejadian, rekan sesama penambang sempat melakukan evakuasi secara mandiri. Tiga orang berhasil ditemukan namun dalam kondisi meninggal dunia. Selain itu, beberapa korban lainnya sempat dinyatakan tertimbun, hingga kini satu orang masih dalam pencarian intensif oleh tim SAR gabungan.

Menindaklanjuti laporan dari masyarakat, tim pencarian dan pertolongan langsung diterjunkan ke lokasi. Operasi SAR melibatkan unsur Kansar Pangkalpinang, Polres Bangka, BPBD Bangka, SAR Brimob, Laskar Sekaban, serta dukungan warga sekitar yang turut membantu proses pencarian.

Kepala Kansar Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika, menyampaikan bahwa medan di lokasi kejadian cukup berisiko. Kontur tanah yang belum sepenuhnya stabil berpotensi menimbulkan longsor susulan, sehingga petugas harus bekerja ekstra dengan tetap mengutamakan keselamatan.

“Hingga pagi ini pencarian masih difokuskan pada satu korban terakhir. Kami memaksimalkan upaya baik secara manual maupun menggunakan alat berat. Alhamdulillah cuaca mendukung, mudah-mudahan korban segera ditemukan,” ujarnya.

Operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil dievakuasi. Tim SAR gabungan juga mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area tambang sementara waktu demi menghindari risiko kecelakaan lanjutan.

error: