IMG-20260317-WA0010
SAVE_20260320_152734
Bangka Barat

Puluhan Ribu Penumpang dan Kendaraan Melintas di Pelabuhan Tanjung Kalian

×

Puluhan Ribu Penumpang dan Kendaraan Melintas di Pelabuhan Tanjung Kalian

Sebarkan artikel ini
Antrean panjang di Pelabuhan Tanjung Kalian dikeluhkan pemudik. Foto: Rizki Ramadhani.
Antrean panjang di Pelabuhan Tanjung Kalian dikeluhkan pemudik. Foto: Rizki Ramadhani.

BANGKA BARAT – Aktivitas angkutan Lebaran 2026 di Pelabuhan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, menunjukkan pergerakan yang cukup tinggi, baik untuk arus mudik maupun arus balik. Data terbaru mencatat puluhan ribu penumpang telah menggunakan jasa penyeberangan melalui pelabuhan tersebut.

Peningkatan mobilitas ini menjadi indikator tingginya kebutuhan transportasi laut selama momen Hari Raya Idulfitri, terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan antar pulau.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kepala KSOP Kelas IV Mentok, Zefli Agustian mengatakan, jumlah penumpang yang tiba di Mentok selama periode 13 hingga 29 Maret 2026 mencapai 29.545 orang. Selain itu, tercatat sebanyak 4.991 unit kendaraan pribadi dan 1.348 unit truk ikut masuk melalui pelabuhan tersebut.

“13 sampai 29 Maret jumlah penumpang yang tiba di Mentok itu 29.545 orang, kemudian kendaraan pribadi 4.991 dan truk 1.348,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Sementara itu, untuk arus keberangkatan dari Mentok, jumlah penumpang tercatat lebih tinggi, yakni mencapai lebih dari 51 ribu orang. Adapun kendaraan pribadi yang keluar sebanyak 5.761 unit dan truk mencapai 1.351 unit.

“Sedangkan untuk yang keberangkatan keluar dari Mentok penumpang 51 ribu lebih, kendaraan pribadi 5.761 dan truk 1.351 unit,” katanya.

Ia juga menyampaikan, kondisi arus balik Lebaran terpantau tidak mengalami lonjakan signifikan. Pergerakan penumpang mulai terlihat sejak 27 hingga 28 Maret 2026, namun tidak sampai menimbulkan kepadatan ekstrem di pelabuhan.

“Untuk arus balik yang kami pantau antara 27 atau 28 Maret 2026 masih ada, tapi tidak terlalu padat. Di 29 juga landai cenderung sepi,” jelasnya.

Dari sisi operasional, pihak pelabuhan telah mengoptimalkan layanan dengan mengerahkan seluruh armada yang tersedia. Sebanyak 14 kapal dilaporkan beroperasi penuh, termasuk tambahan kapal cepat guna mendukung kelancaran arus penyeberangan.

“Kapal yang beroperasi sudah 14 armada, beroperasi semua ditambah kapal cepat,” tuturnya.

error: