Gong Xi Fa Chai
OlahragaSepakbola

Jersey Tiga Garis Hitam Sungguh Terkutuk

×

Jersey Tiga Garis Hitam Sungguh Terkutuk

Sebarkan artikel ini
Pemain Real Madrid meratapi kekalahan. Foto: Istimewa.

SEPAKBOLA – Real Madrid kembali harus menelan kenyataan yang mengecewakan dalam laga penting, dan publik kini ramai membicarakan satu hal yang kembali menghantui: kutukan jersey garis hitam.

Dalam pertandingan semalam melawan Bayern Munchen di Allianz Arena, Los Blancos harus rela kalah 4-3.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bukan hanya kekalahan yang jadi sorotan, tetapi fakta bahwa kekalahan itu terjadi saat Real Madrid kembali mengenakan jersey tandang berwarna hitam dengan garis-garis kelam—seragam yang diyakini sebagian fans membawa nasib buruk.

Fenomena ini bukan pertama kali terjadi. Dalam beberapa musim terakhir, setiap kali Real Madrid mengenakan jersey garis hitam, hasil akhir kerap mengecewakan. Dari tersingkir di Copa del Rey, hingga tertinggal 9 poin dari rival abadi Barcelona di La Liga, jersey ini telah mencatatkan jejak kelam.

Bahkan di musim 2015 lalu, juga berakhir dengan kondisi yang kurang mengenakkan. Real Madrid tanpa trofi dan sang juru taktik tim, Carlo Ancelotti pun didepak manajamen Los Blancos.

Kondisi terkutuk juga terjadi di tahun 2019, Real Madrid kembali mengenakan jersey dengan motif garis hitam. Apa hasilnya? Mereka juga berujung nihil trofi.

Padahal di 3 musim sebelumnya, Real Madrid asuhan Zinedine Zidane berhasil menorehkan sejarah di UCL. Gareth Bale dan kawan-kawan berhasil meraih hat-trick trofi si kuping besar.

“Tiga garis hitam sepertinya bukan hanya kutukan, tapi juga melihat dari segi permainan minim perubahan. Kehilangan Thibaut Cortouis di bawah mistar sangat terasa di lini pertahanan,” ujar salah satu penggemar fanatik Madrid, Oka, Kamis (16/4/2026).

Jika menyinggung kekalahan memalukan melawan klub asuhan Vincent Kompany semalam, blunder kartu kuning Edu Camavinga menambah kesialan tersendiri bagi pengoleksi 15 trofi Si Kuping Besar.

“Malang dan jersey yang seperti membawa kesialan bagi Madrid. Mudah-mudahan manajemen menghilangkan hitam di desain jersey klub, menghilangkan ketidakmampuan meraih trofi,” katanya.

Secara statistik, Real Madrid memang mencatat persentase kemenangan terendah saat mengenakan jersey tersebut dibandingkan dengan jersey utama maupun alternatif lain.

error: