BANGKA BARAT – Kondisi lampu lalu lintas di Simpang Rutan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, menuai perhatian serius. Fasilitas pengatur arus kendaraan yang berada di salah satu titik padat tersebut dilaporkan tidak berfungsi selama berbulan-bulan, memicu kekhawatiran terhadap keselamatan pengguna jalan.
Ketidakberfungsian traffic light di simpang yang dikenal sebagai Simpang 5 ini dinilai berdampak langsung pada meningkatnya potensi kecelakaan. Terlebih, kawasan tersebut merupakan jalur utama dengan intensitas kendaraan yang cukup tinggi, terutama pada malam hari.
Anggota DPRD Bangka Barat, Deddi Wijaya, menilai lambatnya penanganan terhadap persoalan ini sebagai hal yang tidak bisa dibiarkan. Ia menegaskan bahwa keberadaan lampu lalu lintas sangat krusial untuk mengatur kendaraan di persimpangan tersebut.
“Kita sangat menyayangkan lambatnya respon terhadap fasilitas yang krusial ini. Simpang Rutan Mentok itu jalur ramai, apalagi kalau malam hari. Jangan sampai menunggu ada korban jiwa baru sibuk memperbaiki,” ujar DW, sapaan akrabnya, Senin (20/4/2026).
Informasi yang dihimpun menyebutkan, padamnya lampu merah tersebut diduga akibat sambaran petir yang terjadi menjelang Idul Fitri 2026. Namun hingga kini, belum terlihat adanya upaya perbaikan dari instansi terkait.
Di lapangan, kondisi arus lalu lintas tampak tidak teratur. Kendaraan dari berbagai arah harus saling mengalah tanpa panduan yang jelas, bahkan tidak sedikit pengendara yang melintas dengan kecepatan tinggi, meningkatkan risiko kecelakaan.
“Saya berharap Dinas Perhubungan atau instansi terkait segera mengambil langkah konkret. Jangan sampai ini berlarut-larut, karena letaknya itu di pusat kota dan sangat penting,” ungkap Wakil Rakyat dari Dapil Kecamatan Mentok tersebut.
Deddi Wijaya memastikan akan terus mendorong percepatan penanganan masalah ini hingga lampu lalu lintas kembali berfungsi. Ia menilai, perbaikan fasilitas umum seperti traffic light merupakan bagian penting dalam menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat di ruang publik, khususnya di pusat aktivitas kota Mentok.















