BANGKA BARAT – Bupati Bangka Barat, Markus, menegaskan pentingnya peran Bunda Literasi dan Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) dalam mendorong kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing di daerah.
Hal itu disampaikan Markus saat menghadiri pengukuhan Eva Astura sebagai Ketua Forikan sekaligus Bunda Literasi Kabupaten Bangka Barat periode 2025–2030, yang digelar di Graha Aparatur, Selasa (21/4/2026).
Eva Astura dikukuhkan langsung oleh Bunda Literasi sekaligus Ketua Forikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ni Komang Widari Hidayat Arsani.
Dalam sambutannya, Markus menyebut pengukuhan tersebut bukan sekadar seremonial, melainkan bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan manusia.
“Pengukuhan Bunda Literasi dan Forikan hari ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah dalam memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” ujar Markus.
Ia menekankan literasi dan konsumsi ikan menjadi dua pilar penting dalam membentuk masyarakat yang sehat, cerdas, dan produktif.
“Literasi sebagai fondasi pengetahuan, serta konsumsi ikan sebagai sumber gizi berkualitas, merupakan dua pilar strategis dalam membentuk masyarakat yang sehat, cerdas, dan produktif,” katanya.
Menurut Markus, keberadaan Bunda Literasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam membudayakan literasi di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek membaca, tetapi juga literasi digital dan informasi.
Sementara itu, Forikan dinilai memiliki peran penting dalam mengedukasi masyarakat agar meningkatkan konsumsi ikan sebagai bagian dari pola hidup sehat.
“Bunda Literasi diharapkan mampu menjadi motor penggerak budaya literasi, sementara Forikan menjadi garda terdepan dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya konsumsi ikan,” tuturnya.
Markus juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dalam mendukung kedua gerakan tersebut melalui berbagai program, termasuk peningkatan layanan literasi dan kampanye gemar makan ikan.















