HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Barat

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Kamaludin yang Hilang di Sungai Butun

×

Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Kamaludin yang Hilang di Sungai Butun

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Tim gabungan kembali melanjutkan upaya pencarian terhadap Kamaludin (60), warga Desa Tugang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, yang dilaporkan hilang saat beraktivitas di kebun. Memasuki hari kedua pencarian, Jumat (5/6/2026), korban masih belum ditemukan.

Proses pencarian terus dilakukan dengan menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi jalur terakhir korban. Tim gabungan dan masyarakat setempat masih berupaya menelusuri kawasan hutan serta aliran sungai di sekitar lokasi hilangnya korban.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Komandan Pos SAR Mentok, Fajar Permana, mengatakan sejak menerima laporan hilangnya Kamaludin, pihaknya langsung bergerak menuju lokasi dan melakukan operasi pencarian.

Sampai sekarang hingga Jumat jam 10 pagi ini belum ada hasil, masih nihil. Kita masih terus berupaya, dengan metode penyisiran di lokasi kejadian,” katanya, Jumat (5/6/2026).

Pada hari kedua operasi pencarian, jumlah personel dan peralatan yang digunakan masih sama seperti hari sebelumnya. Tim gabungan tetap fokus melakukan penyisiran darat di kawasan hutan dan pemantauan sepanjang aliran sungai yang berada di sekitar lokasi terakhir korban diketahui berada.

Menurut Fajar, area pencarian turut difokuskan ke wilayah sungai karena adanya informasi dari warga yang menduga korban mengarah ke kawasan tersebut. Meski demikian, tim SAR belum dapat memastikan penyebab maupun lokasi pasti hilangnya korban.

Kalau dari warga kemungkinan ke sungai (hilangnya). Cuma kalau dari kita belum tau pasti, kita melakukan pencairan di hutan dan bagian sungai,” katanya.

Selain medan yang cukup sulit, kawasan pencarian juga diketahui merupakan habitat sejumlah reptil buas, termasuk buaya, sehingga tim harus meningkatkan kewaspadaan selama operasi berlangsung.

Fajar menjelaskan, korban sehari-hari bekerja sebagai pekebun dan biasa beraktivitas di lahan yang berada tidak jauh dari Jembatan Butun. Pada hari kejadian, korban diketahui berangkat ke kebun pada sore hari seperti biasanya.

Kemarin sore pergi ke kebun sekitar jam 3, biasanya beliau setengah 6 sudah pulang kerumah. Kemarin Sampai jam 7 belum pulang, selanjutnya di cek sama warga, cuma ada sepeda dan perlengkapan, ucapnya.

error: