HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Barat

Hari Ketiga Pencarian, Kamaluddin Belum Ditemukan

×

Hari Ketiga Pencarian, Kamaluddin Belum Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Pencarian Kamaluddin. Foto: Istimewa.
Pencarian Kamaluddin. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Operasi pencarian terhadap Kamaludin (60), warga Desa Tugang, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat, masih terus berlangsung hingga hari ketiga.

Tim SAR gabungan bersama aparat dan masyarakat setempat terus menyisir kawasan hutan serta aliran sungai di sekitar lokasi terakhir korban diketahui berada.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Hingga Sabtu (6/6/2026) sore, upaya pencarian belum membuahkan hasil. Berbagai metode penyisiran darat dan perairan masih dilakukan untuk menemukan keberadaan korban yang dilaporkan hilang saat pergi ke kebun miliknya pada Rabu (3/6/2026) lalu.

Komandan Pos SAR Mentok, Fajar Permana, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan hilangnya korban dan langsung melakukan pencarian di lokasi kejadian.

“Sampai sekarang belum ada hasil maupun perkembangan dan masih nihil. Kita masih terus berupaya, dengan metode penyisiran,” ucapnya.

Menurut Fajar, tim gabungan memfokuskan pencarian di area hutan dan aliran sungai yang berada di sekitar kebun korban. Langkah tersebut dilakukan berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat setempat terkait kemungkinan arah keberadaan korban.

“Kalau dari warga kemungkinan ke sungai (hilangnya). Cuma kalau dari kita belum tau pasti, kita melakukan pencairan di hutan dan bagian sungai,” katanya.

Ia menjelaskan, korban diketahui beraktivitas seperti biasa di kebun yang berada tidak jauh dari Jembatan Butun. Namun hingga malam hari, korban tak kunjung kembali ke rumah sehingga warga melakukan pencarian awal.

“Kemarin sore pergi ke kebun sekitar jam 3, biasanya beliau setengah 6 sudah pulang kerumah. Kemarin Sampai jam 7 belum pulang, selanjutnya di cek sama warga, cuma ada sepeda dan perlengkapan,” ucapnya.

Tim melakukan penyisiran darat di kawasan hutan menggunakan metode Expanded Search Area (ESAR). Sementara sektor kedua melakukan pencarian di aliran sungai menggunakan perahu nelayan dan rubber boat melalui metode Parallel Search Pattern.

Operasi pencarian melibatkan sedikitnya 42 personel gabungan yang terdiri dari Rescuer USS Mentok, Ditpolairud, Polsek Kelapa, BPBD, perangkat desa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat.

error: