HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Barat

Pengusutan Laka Tambang Tempilang Berlanjut, Polisi Lengkapi Keterangan Sejumlah Pihak

×

Pengusutan Laka Tambang Tempilang Berlanjut, Polisi Lengkapi Keterangan Sejumlah Pihak

Sebarkan artikel ini
Caption : Proses pencarian penambang timah yang tertimbun tanah di Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Foto : Istimewa
Caption : Proses pencarian penambang timah yang tertimbun tanah di Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Foto : Istimewa

BANGKA BARAT – Penanganan kasus kecelakaan tambang yang menewaskan tiga pekerja di Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat, pada Agustus 2025 lalu masih terus berlanjut.

Satreskrim Polres Bangka Barat memastikan proses hukum tidak berhenti setelah tahap penyelidikan, melainkan terus diperkuat dengan pengumpulan keterangan dari berbagai pihak yang dinilai memiliki keterkaitan dengan peristiwa tersebut.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Penyidik Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Bangka Barat saat ini masih melengkapi seluruh bahan keterangan sebagai bagian dari upaya mengungkap secara menyeluruh penyebab kecelakaan tambang yang terjadi di lokasi tambang rakyat tersebut.

Kanit Tipidter Satreskrim Polres Bangka Barat, Ipda Ragil Dimas R., mengatakan penyidik terus melakukan pendalaman terhadap perkara dengan mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak yang dianggap mengetahui maupun berkaitan langsung dengan aktivitas pertambangan di lokasi kejadian.

“Untuk kasus laka tambang yang ada di Tempilang kita sudah melakukan proses lanjut dari kasus tersebut,” katanya, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, pemeriksaan terhadap sejumlah pihak dilakukan berdasarkan kebutuhan penyidikan agar seluruh fakta hukum dapat tergambar secara utuh.

“Kita sudah mengumpulkan beberapa keterangan dari pihak-pihak yang terkait. Untuk pihak yang kita ambil keterangannya ya apa-apa saja yang kita butuhkan di situ,” ujarnya.

Ia menegaskan, proses pengumpulan keterangan dilakukan secara teliti untuk memastikan setiap unsur yang diperlukan dalam penanganan perkara dapat dipenuhi.

“Upaya pengumpulan keterangan kita lakukan dengan cermat terkait hal yang kita penuhi,” tambahnya.

Sebelumnya, penyidik telah memeriksa sejumlah saksi, mulai dari pekerja tambang, pemilik lahan, pihak perusahaan, hingga instruktur tambang. Dari hasil penyelidikan sementara, polisi mengindikasikan adanya dugaan unsur kelalaian dalam insiden tersebut dan berencana meningkatkan penanganan perkara ke tahap penyidikan.

Kasus ini bermula dari kecelakaan tambang yang terjadi pada Jumat, 22 Agustus 2025, sekitar pukul 13.00 WIB di lokasi tambang rakyat TK 2367, Lembah Jambu, Desa Sinar Surya, Kecamatan Tempilang, Kabupaten Bangka Barat. Peristiwa tersebut mengakibatkan tiga pekerja meninggal dunia, yakni Ferdi, Dandi, dan Asmadi yang merupakan operator alat berat.

error: