HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Barat

Kemnaker Gandeng Gertanusa, Bangun Ekosistem SDM dan Lapangan Kerja Baru di Babel

×

Kemnaker Gandeng Gertanusa, Bangun Ekosistem SDM dan Lapangan Kerja Baru di Babel

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Penguatan sumber daya manusia (SDM), perluasan lapangan kerja, dan pengembangan kewirausahaan berbasis potensi daerah menjadi fokus utama dalam kolaborasi antara Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI dan Gerakan Tani Muda Nusantara (Gertanusa).

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Joint Commitment yang berlangsung di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kegiatan bertema “Membangun Ekosistem Kolaborasi Pemerintah, Dunia Usaha dan Dunia Industri dalam Pengembangan SDM, Ketenagakerjaan, dan Kewirausahaan Berbasis Potensi Daerah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung” itu dihadiri Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan, Dr. Cris Kuntadi, bersama sejumlah pemangku kepentingan dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan dunia industri.

Ketua Dewan Pembina Gerakan Tani Muda Nusantara sekaligus Anggota DPD RI Dapil Bangka Belitung, Zuhri Muhammad Syazali, mengapresiasi kehadiran Sekjen Kemnaker dalam agenda tersebut.

Menurut Zuhri, kolaborasi tersebut merupakan implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia, penciptaan lapangan kerja berkualitas, penguatan kewirausahaan, hilirisasi industri, pembangunan berbasis desa, serta ekonomi hijau dan biru sebagai agenda prioritas menuju Indonesia Emas 2045.

“Kemnaker Connect Bangka Belitung 2026 menjadi momentum untuk menerjemahkan arah kebijakan nasional ke dalam program-program nyata yang bersifat kolaboratif dan memberikan dampak langsung kepada masyarakat,” katanya.

Dalam implementasinya, Gertanusa membangun empat pilar utama kolaborasi. Pilar pertama, GTN Agri Talent Center, berfokus pada peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan vokasi berbasis kebutuhan dunia usaha dan dunia industri, program upskilling dan reskilling, sertifikasi kompetensi, magang industri, hingga penempatan kerja di sektor strategis seperti pertanian modern, perikanan, digitalisasi, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), dan Green Jobs.

error: