IMG_20260905_155648
Bangka Barat

290 Hektare Lahan di Bangka Barat Terbakar

×

290 Hektare Lahan di Bangka Barat Terbakar

Sebarkan artikel ini
37 hektare lahan di Bangka Barat terbakar. Foto: Istimewa.
37 hektare lahan di Bangka Barat terbakar. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, menjadi perhatian serius memasuki pertengahan September 2026. Ratusan kejadian kebakaran tercatat terjadi di sejumlah wilayah dengan total area yang terdampak mencapai ratusan hektare.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Barat, jumlah kejadian Karhutla sejak awal 2026 hingga 15 September telah mencapai 236 kasus. Luasan lahan dan hutan yang terbakar dalam seluruh kejadian tersebut tercatat mencapai 290,3 hektare.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kepala BPBD Bangka Barat, Safrizal, mengatakan angka tersebut merupakan akumulasi kejadian kebakaran yang tercatat hingga Senin, 14 September 2026.

“Hingga hari kemarin, terdapat 236 kejadian kebakaran. Total luasan lahan yang terbakar mencapai 290,3 hektar,” kata Safrizal, Selasa (15/9/2026).

Dari sejumlah wilayah yang terdampak, Kecamatan Mentok tercatat sebagai daerah dengan kejadian Karhutla paling banyak. Sementara itu, luasan lahan yang terbakar dalam satu kejadian terbesar mencapai sekitar 5 hektare.

Kondisi tersebut menjadi perhatian BPBD karena kebakaran lahan berpotensi meluas, terutama ketika terjadi cuaca panas dan kondisi lahan yang kering. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu munculnya titik api.

Safrizal mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak sembarangan melakukan pembakaran, baik untuk membersihkan lahan maupun aktivitas lainnya.

Selain mencegah pembakaran, masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau melihat adanya kebakaran lahan. Laporan lebih cepat dinilai dapat membantu petugas melakukan penanganan sebelum api meluas.

“Mengimbau warga untuk langsung melapor jika melihat kejadian Karhutla atau mengalami kekeringan parah agar penanganan cepat dapat segera dilakukan,” ujarnya.

Dengan jumlah kejadian yang telah mencapai 236 kasus dan luasan terbakar 290,3 hektare, kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menekan risiko Karhutla di Bangka Barat. BPBD juga mengingatkan agar setiap indikasi kebakaran segera dilaporkan sehingga dapat ditangani sedini mungkin.

error: