BANGKA BARAT – Polisi memastikan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di depan Vihara Sempurna Maitreya, Jalan Sekip Baru Pal 2, Kelurahan Sungai Daeng, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Jumat (18/9/2026) pagi.
Pria tersebut diketahui bernama Senen alias Anen (60), seorang buruh. Warga menemukan korban dalam kondisi tergeletak di sekitar depan vihara sekitar pukul 09.00 WIB. Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada kepolisian untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
Personel Polres Bangka Barat bersama Polsek Mentok segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan. Petugas melakukan pemeriksaan awal, meminta keterangan sejumlah saksi, hingga mengevakuasi jenazah untuk menjalani pemeriksaan medis.
“Polres Bangka Barat bersama Polsek Mentok langsung melakukan penanganan setelah menerima informasi adanya warga yang ditemukan meninggal dunia. Petugas juga melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi,” kata Kapolres Bangka Barat AKBP Helen Simanjuntak.
Sekitar pukul 10.00 WIB, jenazah kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju Puskesmas Mentok. Pemeriksaan luar dilakukan oleh dokter untuk mengetahui kondisi tubuh korban.
“Dari hasil pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan yang diakibatkan benda tajam maupun benda tumpul,” ujarnya.
Dari keterangan yang dihimpun polisi, Senen diketahui selama ini tinggal seorang diri. Korban juga disebut memiliki riwayat penyakit stroke yang telah lama diderita.
Sejumlah saksi menyebut kondisi fisik korban belakangan kerap terlihat lemah dan tidak stabil. Polisi menduga korban meninggal dunia setelah penyakit yang dideritanya kambuh ketika berada di sekitar lokasi.
“Korban diduga meninggal dunia karena penyakit stroke yang dideritanya kambuh saat beraktivitas di sekitar lokasi,” jelasnya.
Setelah menjalani pemeriksaan dan surat keterangan kematian diterbitkan, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Kelurahan Menjelang, Kecamatan Mentok. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.















