BELITUNG – Upaya pengiriman puluhan karung pasir timah ilegal dari Kabupaten Belitung menuju Pulau Bangka berhasil digagalkan aparat kepolisian. Dalam pengungkapan tersebut, Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Belitung mengamankan 79 karung pasir timah yang diduga tidak dilengkapi dokumen perizinan resmi.
Pengungkapan kasus dugaan penyelundupan pasir timah ilegal itu berlangsung pada Senin (28/9/2026) malam di Jalan Sijuk, Desa Air Rembikang, Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung. Polisi juga mengamankan tujuh orang yang berada di lokasi bersama satu unit truk Mitsubishi Fuso yang diduga digunakan untuk mengangkut hasil tambang tersebut.
Kapolres Belitung AKBP Satria Darma, S.E., S.I.K., M.M., membenarkan adanya pengungkapan tersebut. Menurutnya, penindakan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mencegah aktivitas pertambangan serta pengangkutan hasil tambang ilegal di wilayah hukum Polres Belitung.
Kasat Reskrim Polres Belitung AKP Martuani Manik, S.H., mengatakan pengungkapan bermula dari informasi masyarakat mengenai adanya aktivitas pengangkutan pasir timah ilegal pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Unit Tipidter Satreskrim Polres Belitung langsung menuju lokasi yang dimaksud.
“Setibanya di lokasi sekitar pukul 23.30 WIB, anggota kami mendapati sebuah truk Mitsubishi Fuso berwarna kuning dengan nomor polisi BG 8934 OI beserta tujuh orang yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan,” ungkap AKP Martuani Manik.
Polisi kemudian mengamankan tujuh orang yang berada di sekitar truk tersebut. Mereka masing-masing Toyo yang disebut sebagai koordinator, Rudi sebagai sopir, serta lima orang kuli angkut yakni Dimas, Merza, Heri, Tri Maulana, dan Yoni.
Dari pemeriksaan awal di lokasi, petugas menemukan 12 karung berisi pasir timah di dalam bak truk. Polisi selanjutnya melakukan penyisiran di kawasan semak-semak yang berada tidak jauh dari lokasi kendaraan.
Hasilnya, petugas kembali menemukan 40 karung pasir timah yang ditumpuk di area tersebut. Sebanyak 27 karung lainnya juga ditemukan di titik yang berdekatan.















