
“Jadi ritual sembahyang memberi tahu atas syukuran yang telah dilaksanakan. Kembali ke barongsai, kita tampilkan tiga saja karena terkendala ada anak masih sekolah dan dalam komunitas ini anak didik saya beragam agama. Ada Konghucu, Islam, Katolik dan lainnya,” jelasnya.
Sekadar diketahui, perayaan Cap Go Meh sendiri dipercaya sebagai upacara tolak bala. Artinya, di momen ini, masyarakat melakukan berbagai cara untuk mengusir roh-roh jahat.

















