<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Rutan Kelas IIB Mentok Gelar Porsenap Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-60

×

Rutan Kelas IIB Mentok Gelar Porsenap Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-60

Sebarkan artikel ini
Kegiatan olahraga bersama di Rutan Kelas IIB Mentok. Foto: Istimewa.
Kegiatan olahraga bersama di Rutan Kelas IIB Mentok. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT, SOROTAN BANGKA.COM – Suasana kehangatan dan semangat kebersamaan terpancar di Rutan Kelas IIB Muntok, saat petugas dan warga binaan menggelar Upacara Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (PORSENAP), dalam rangka memeriahkan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-60 Tahun 2024. Upacara ini diselenggarakan dengan khidmat di lapangan upacara Rutan, Rabu (24/4/2024).

Kepala Rutan Kelas IIB Muntok, Achmad Adrian, bertindak sebagai Inspektur upacara, menyampaikan amanat penting untuk menjaga sportivitas dalam bertanding antar Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), serta menjaga ketertiban dan keamanan Rutan.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Tetap jaga sportivitas dalam bertanding, dan pastikan Rutan Muntok tetap dalam keadaan aman dan tertib” Tegas Karutan

Dalam momen yang penuh makna, PORSENAP resmi dibuka dengan pelepasan burung merpati oleh Karutan Achmad Adrian, didampingi oleh para pejabat struktural dan fungsional. Burung merpati, dengan simbolik cinta dan kedamaian, menjadi perwakilan dari semangat yang menggerakkan kegiatan ini. Karutan Achmad Adrian juga menegaskan bahwa PORSENAP bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat tali silaturahmi antara petugas dan WBP.

Beberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan antara lain voli, futsal, gaple, dan tenis meja. Upacara pembukaan diwarnai dengan pertandingan voli, yang dimulai dengan servis pertama oleh Karutan Achmad Adrian, antara petugas dan WBP.

Dengan semangat kebersamaan yang mengilhami, PORSENAP diharapkan tidak hanya menjadi ajang prestasi, tetapi juga sebagai wadah untuk memperkuat hubungan antara petugas dan WBP, serta menciptakan atmosfer yang harmonis di dalam Rutan.

eBberapa cabang olahraga yang akan dipertandingkan antara lain voli, futsal, gaple, dan tenis meja. Upacara pembukaan diwarnai dengan pertandingan voli, yang dimulai dengan servis pertama oleh Karutan Achmad Adrian, antara petugas dan WBP

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: