<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokalPolitik

Deddi Wijaya Minta Legislator dari Golkar Bangka Barat Prioritaskan Kepentingan Masyarakat

×

Deddi Wijaya Minta Legislator dari Golkar Bangka Barat Prioritaskan Kepentingan Masyarakat

Sebarkan artikel ini
Anggota DPRD Bangka Barat, Deddy Wijaya. Foto: Instagram/Deddy Wijaya.
Anggota DPRD Bangka Barat, Deddy Wijaya. Foto: Instagram/Deddy Wijaya.

BANGKA BARAT – Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bangka Barat (Babar) Deddi Wijaya mengimbau seluruh kader partai yang duduk di kursi legislator untuk memprioritaskan kepentingan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) masing-masing.

Baik itu mereka yang duduk di tingkat kabupaten atau Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel). Selain itu, ia juga eminta kader memprioritaskan upaya perbaikan dan pembangunan yang merata di seluruh titik di Negeri Sejiran Setason.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Saya tugaskan pengurus yang menjadi Anggota Fraksi DPRD Babar termasuk Leviyan, Anggota DPRD Babel. Untuk memprioritaskan kepentingan masyarakat di dapil masing-masing dan perbaikan pembangunan di Babar,” ujar Deddi Wijaya, Rabu (5/2/2025).

Sejauh ini, kepedulian kader partai yang dipimpin Bahlil Lahadalia itu di Babar sudah cukup baik. Sebagai contoh ketika terjadi banjir di Kecamatan Parittiga dan Jebus baru-baru ini. Kala itu, Anggota DPRD Babar dari Fraksi Golkar Fauzar Mendri aktif di lapangan.

“Alhamdulillah saat bencana banjir yang terjadi di kecamatan Parittiga dan Jebus. Anggota Fraksi Golkar, Fauzar Mendri aktif meninjau dan menyalurkan bantuan ke masyarakat yang terdampak. Saya pahami kinerja kami tentu belum maksimal,” katanya.

“Tapi ke depannya kami akan berusaha semaksimalnya memperhatikan dan berbuat untuk masyarakat. Begitu juga pengurus Golkar Babar, saudara Leviyan yang saat ini duduk sebagai Anggota DPRD Babel dari Dapil Babar,” tambah Deddi Wijaya.

Lebih lanjut, sesuai arahan Ketua DPD II Partai Golkar Babar, Deddi Wijaya, Leviyan langsung bergerak cepat turun meninjau kolam retensi di Kampung Ulu Kecamatan Mentok. Di mana pada akhir tahun lalu, daerah masih kerap terjadi banjir bahkan tanah longsor.

“Pak Leviyan juga meninjau kondisi SMAN 1 Mentok yang beberapa ruang kelasnya tidak memiliki dinding dan jendela. Beliau akan menindaklanjuti ini ke provinsi nantinya. Begitu juga Jalan Raya Tanjung Kalian, tikungan tajam di simpang Kampung Baru,” ungkapnya.

“Jadi beliau kemarin meninjau karena sering terjadi kecelakaan tunggal di tikungan itu. Nanti, hal ini akan beliau bawa ke provinsi atau bahkan pusat karena ini jalan nasional. Agar nanti setidaknya bisa dicari solusi agar tak ada lagi kecelakaan di situ,” ujarnya.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: