<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Kodim 0431/Bangka Barat Lanjutkan Pembangunan RTLH di Desa Kelabat

×

Kodim 0431/Bangka Barat Lanjutkan Pembangunan RTLH di Desa Kelabat

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT– Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123 yang dilaksanakan oleh Kodim 0431/Bangka Barat Untuk Kesejahteraan masyarakat yaitu Rumah Tidak Layak Huni (RTLH)  menjadi salah satu sasaran fisik dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 123 bertempat di Desa Kelabat Kec. Parittiga Kab. Bangka Barat. Kamis ( 27/02/2025 )

Ada pun beberapa Tenaga kerja TMMD KE – 123 Kodim 0431/Bangka Barat, Anggota Yonif 147/KGJ berjumlah lima orang Tukang Sipil satu orang, pekerjaan Pembuatan Pondasi,pemasangan batako dan Slop batako, pemasangan kusen rumah type 6×6

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam program bantuan pembangunan RTLH melalui kegiatan seperti TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) untuk membantu masyarakat yang membutuhkan perbaikan atau pembangunan rumah.

Dansatgas TMMD KE -123 Letkol Inf Kemas Muhammad Nauval M.Han mengatakan” kegiatan ini adalah sebagai bentuk perhatian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya yang tinggal di rumah-rumah yang kondisinya kurang memadai.

Program TMMD KE – 123 ini merupakan wujud nyata dari komitmen TNI untuk mendukung pembangunan sosial, dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan tempat tinggal yang layak.

Dandim memastikan bahwa pembangunan pondasi rumah dalam program TMMD KE – 123 dilakukan dengan baik dan sesuai standar, sehingga rumah yang dibangun menjadi layak huni dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan memperbaiki rumah tidak layak huni, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman, sehingga masyarakat bisa hidup dengan lebih baik. Selain itu, program ini juga menjadi ajang untuk meningkatkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera”Pungkasnya

 

Sumber Pendim 0431/Bangka Barat

Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: