HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Barat

BPS Ungkap MBG Pemicu Harga Ayam Naik

×

BPS Ungkap MBG Pemicu Harga Ayam Naik

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Harga ayam di Pasar Mentok, Kabupaten Bangka Barat, melonjak dalam beberapa pekan terakhir. Pedagang kini menjual ayam di kisaran Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram, jauh di atas harga sebelumnya yang berada di sekitar Rp35.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut bertepatan dengan kembali aktifnya aktivitas masyarakat setelah libur sekolah. Kondisi ini juga menjadi perhatian karena program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan dan kebutuhan bahan pangan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ikut meningkat.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pedagang ayam di Pasar Mentok, Yanto, mengatakan harga ayam saat ini berada di kisaran Rp50.000 per kilogram. Padahal sebelumnya harga masih sekitar Rp35.000 per kilogram.

Ia juga mengaku belum dapat memastikan satu faktor yang menjadi penyebab utama kenaikan harga ayam di Pasar Mentok. Namun, isu MBG, kondisi kemarau dan perubahan pasokan menjadi sejumlah hal yang diduga ikut memengaruhi harga.

“Kalau penyebabnya mungkin karena kemarau, pengaruh isu MBG, atau faktor lainnya. Pastinya kami juga belum tahu,” katanya, Kamis (13/8/2026).

Pedagang lainnya, Fuad, melihat meningkatnya kebutuhan ayam setelah program MBG kembali berjalan berpotensi ikut memengaruhi harga di pasaran. Menurutnya, ketika permintaan meningkat sementara pasokan terbatas, harga ayam akan lebih mudah terdorong naik.

“Kenaikan harga cukup terasa. Dari Rp35.000 menjadi Rp45.000 itu naiknya lumayan, jadi pembeli biasanya mengurangi jumlah belinya,” kata Fuad.

Sementara itu, Badan Pusat Statistik (BPS)  mencatat kembali beroperasinya SPPG setelah libur sekolah menjadi salah satu faktor yang mendorong peningkatan permintaan ayam di sejumlah daerah pada Agustus 2026. Peningkatan permintaan tersebut kemudian ikut memberikan tekanan terhadap harga ayam di tingkat pasar.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan peningkatan permintaan ayam terjadi seiring kembali beroperasinya SPPG setelah masa libur sekolah berakhir.

“Kota Binjai, kenaikan harga ayam juga dipicu meningkatnya permintaan pasar seiring sudah mulai beroperasi kembalinya SPPG karena libur sekolah sudah selesai,” kata Amalia dikutip dari laman CNN Indonesia.com.

error: