IMG_20260905_155648
Bangka Barat

Tengkorak Ditemukan di Sungai Butun, Polisi Duga Korban Diterkam Binatang Buas

×

Tengkorak Ditemukan di Sungai Butun, Polisi Duga Korban Diterkam Binatang Buas

Sebarkan artikel ini
Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso. Foto: Rizki Ramadhani.
Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso. Foto: Rizki Ramadhani.

BANGKA BARAT – Misteri penemuan tengkorak manusia di aliran sungai di Kabupaten Bangka Barat mulai menemui titik terang. Hasil pemeriksaan forensik memastikan bagian tubuh yang ditemukan tersebut memiliki kecocokan dengan pihak keluarga korban.

Setelah proses identifikasi selesai, tengkorak tersebut kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan. Kepolisian menyebut dugaan sementara korban meninggal setelah mendapat serangan binatang buas yang berada di sekitar lokasi penemuan.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kasi Humas Polres Bangka Barat, Iptu Yos Sudarso, mengatakan hasil pemeriksaan laboratorium forensik menunjukkan tengkorak yang ditemukan memiliki identitas yang sesuai dengan keluarga korban.

“Hasil pemeriksaan laboratorium forensik, tengkorak yang ditemukan tersebut identik dengan keluarga korban,” ujar Iptu Yos Sudarso, Jumat (25/9/2026).

Menurutnya, setelah proses pemeriksaan dan identifikasi dilakukan, pihak kepolisian menyerahkan jenazah kepada keluarga. Korban kemudian langsung dimakamkan oleh pihak keluarga.

“Jenazah sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan sudah dilakukan pemakaman,” katanya.

Dari hasil pemeriksaan terhadap bagian tubuh yang ditemukan, saat itu baru berupa tengkorak. Polisi juga tidak menemukan indikasi kekerasan lain yang mengarah pada tindak pidana, sementara kondisi pada bagian tersebut diduga berkaitan dengan serangan binatang buas.

“Diduga kuat korban diterkam binatang buas, karena lokasi penemuan berada di sekitar aliran sungai yang memang merupakan habitat binatang buas,” jelasnya.

Meski demikian, dugaan tersebut masih berkaitan dengan hasil pemeriksaan dan kondisi di lokasi kejadian. Polisi tetap melakukan penanganan berdasarkan fakta yang ditemukan dalam proses identifikasi dan pemeriksaan.

Iptu Yos juga mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di sekitar sungai agar meningkatkan kewaspadaan. Terlebih, sejumlah kawasan aliran sungai masih menjadi habitat berbagai jenis satwa liar yang berpotensi membahayakan manusia.

“Kami mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar aliran sungai untuk lebih berhati-hati dan waspada terhadap potensi kemunculan binatang buas,” pungkasnya.

error: