HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Barat

Harga Ayam di Pasar Mentok Tembus Rp50 Ribu, Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli

×

Harga Ayam di Pasar Mentok Tembus Rp50 Ribu, Pedagang Keluhkan Sepi Pembeli

Sebarkan artikel ini
Pedagang ayam di Pasar Mentok. Foto: Rizki Ramadhani.
Pedagang ayam di Pasar Mentok. Foto: Rizki Ramadhani.

BANGKA BARAT – Harga daging ayam di Pasar Mentok, Kabupaten Bangka Barat, mengalami kenaikan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi ini mulai dirasakan pedagang karena harga ayam yang sebelumnya berada di kisaran Rp35.000 per kilogram kini mencapai Rp45.000 hingga Rp50.000 per kilogram.

Kenaikan harga tersebut turut memengaruhi daya beli masyarakat. Pedagang menyebut konsumen kini lebih berhati-hati berbelanja sehingga jumlah ayam yang terjual mengalami penurunan dibandingkan kondisi normal.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Salah seorang pedagang ayam di Pasar Mentok, Yanto, mengatakan kenaikan harga telah berlangsung sekitar satu bulan terakhir. Menurutnya, kondisi tersebut membuat penjualan harian yang biasanya mencapai sekitar 100 ekor ayam bisa turun menjadi 50 hingga 60 ekor ketika pasar sedang sepi.

“Kalau sekarang sekitar Rp50.000-an per kilo. Sebelumnya itu sekitar Rp35.000 per kilo. Biasanya bisa 100 ekor sehari. Kalau sepi seperti ini paling sekitar 50 sampai 60 kilo,” ujarnya.

Yanto juga menyebut pasokan ayam dengan ukuran kecil saat ini relatif lebih sulit diperoleh, khususnya untuk memenuhi kebutuhan warung-warung. Sementara ayam berukuran besar masih tersedia, tetapi dibanderol dengan harga yang lebih tinggi.

Menurutnya, terdapat sejumlah kemungkinan yang memengaruhi kondisi harga dan pasokan ayam, mulai dari kemarau hingga isu program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, pedagang belum dapat memastikan faktor yang paling dominan.

“Kalau penyebabnya mungkin karena kemarau, pengaruh isu MBG, atau faktor lainnya. Pastinya kami juga belum tahu karena kami dapat suplai ayam dari Pangkalpinang, ada juga dari Palembang,” katanya.

Pedagang ayam lainnya di Pasar Mentok, Fuad, menilai kenaikan harga menjadi salah satu faktor yang paling terasa terhadap penurunan penjualan. Ketika harga bergerak dari sekitar Rp35.000 menjadi Rp45.000 per kilogram, menurutnya konsumen mulai menyesuaikan pola belanja.

“Kenaikan harga cukup terasa. Dari Rp35.000 menjadi Rp45.000 itu naiknya lumayan, jadi pembeli biasanya mengurangi jumlah belinya. Biasa laku sekitar 25 ekor ini hanya 15 ekor saja,” kata Fuad.

error: