MEDSOS RHAMADAN 2025
Kartu Ucapan Marhaban Ya Ramadan Modern Biru Tosca Putih Tulang dan Kuning_20250228_194855_0000
Bangka BaratLokal

PIP di Perairan Keranggan Kembali Beroperasi, Warga Minta Kapolres Tertibkan

314
×

PIP di Perairan Keranggan Kembali Beroperasi, Warga Minta Kapolres Tertibkan

Sebarkan artikel ini
Aktivitas pertambangan terkini di perairan Keranggan. Foto: Sorotanbangka.
Aktivitas pertambangan terkini di perairan Keranggan. Foto: Sorotanbangka.

BANGKA BARAT – Puluhan ponton isap produksi (PIP) pasir timah beroperasi menggasak perairan Keranggan, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, pada Minggu (23/3/2025).

Dari pantauan awak media sekira pukul 15.20 WIB, terdengar gemuruh mesin tambang dan air di sekitar PIP yang sedang berbaris nampak keruh.

APPLY NOW
Scroll kebawah untuk lihat konten

Satria, salah seorang warga setempat mengatakan, aktivitas di perairan Keranggan sudah berlangsung sejak Sabtu (22/3/2025) kemarin.

“Kalau lihat kondisinya, yang beroperasi ini di wilayah Keranggan sedangkan Tembelok belum ada (aktivitas). Kemarin itu ada belasan unit, sekarang mungkin puluhan. Terdengar lah nama-nama bos di belakang, kalangan penambang pasti tau lah, siapa-siapa orangnya” ujarnya.

Selain dari sisi kelestarian lingkungan, Satria menilai aktivitas pertambangan di Keranggan berpotensi dapat memicu konflik keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia mencontohkan peristiwa yang terjadi pada Kamis (12/12/2024) lalu, saat itu warga akan membakar sejumlah PIP yang dikabarkan beroperasi malam hari di perairan Keranggan.

“Dulu kan pernah warga Keranggan kumpul dan datang ke tengah laut ingin bakar ponton. Mungkin infonya sudah bocor, jadi waktu itu sudah tidak ada lagi ponton. Kami tak maulah rusuh terus kan, toh yang menikmati hanya segelintir,” ucapnya.

Satria menduga, ada pihak-pihak tertentu yang melindungi aktivitas tambang tersebut, sehingga meski sering dikeluhkan, tambang tetap beroperasi tanpa hambatan berarti.

“Kami meminta Kapolres Bangka Barat yang punya wilayah hukum untuk segera mengambil langkah tegas. Kami meminta penghentian total operasi tambang ilegal di Keranggan,” tuturnya.

Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi ke Kapolres Bangka Barat AKBP Ade Zamrah terkait aktivitas pertambangan ilegal di perairan Keranggan.

Namun, hingga berita ini diturunkan tak ada balasan ataupun respon dari perwira menengah yang segera dimutasi ke Bareskrim Mabes Polri tersebut.

error: