<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka BaratLokal

Pemkab Babar Gandeng PT. Telkom Penguatan Jaringan Internet

×

Pemkab Babar Gandeng PT. Telkom Penguatan Jaringan Internet

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Pemerintah Kabupaten Bangka Barat melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) melakukan Rapat Koordinasi Teknis bersama PT Telkom Indonesia (Telkom Group) dalam rangka percepatan penguatan jaringan dan layanan internet di wilayah Kabupaten Bangka Barat.

Rapat yang dilaksanakan pada hari Rabu di Kantor Telkom Pangkalpinang ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Bangka Barat, H. Yus Derahman, didampingi oleh Plt. Kepala Diskominfo Farouk Yohansyah, S.T., M.Pd., serta jajaran teknis dari Telkom Group wilayah Bangka Belitung (16/07/2025).

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis dalam upaya mengatasi keterbatasan akses internet, terutama di wilayah desa dan daerah terpencil yang belum sepenuhnya terjangkau jaringan internet yang stabil. Penguatan sinyal dan jaringan internet dinilai penting untuk mendukung pelayanan publik, pendidikan, serta pengembangan ekonomi digital di daerah.

Wakil Bupati Bangka Barat, H. Yus Derahman menyampaikan apresiasi atas komitmen Telkom mendukung pembangunan infrastruktur digital di Bangka Barat, serta menyampaikan harapannya:

“Kami berharap agar jaringan internet dapat menjangkau hingga ke dusun-dusun yang selama ini masih mengalami sinyal lemah. Kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dan Telkom perlu terus diperkuat sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat,” ujar Wakil Bupati Bangka Barat, H. Yus Derahman.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kominfo, Farouk Yohansyah, S.T., M.Pd., menyatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi dan memetakan sejumlah wilayah dengan kualitas sinyal internet yang lemah.

“Kami telah mengirimkan titik-titik koordinat wilayah yang memiliki kualitas sinyal internet lemah kepada Telkom. Selanjutnya kami akan terus memperkuat kolaborasi untuk memastikan peningkatan layanan digital di Kabupaten Bangka Barat dapat berjalan optimal,” ungkapnya.

Pihak Telkom Group yang diwakili oleh Suprin Nanda menyampaikan bahwa:
– Telkom akan segera melakukan survei lapangan ke lokasi-lokasi sinyal lemah, berdasarkan data dari Diskominfo.
– Telkom telah menyiapkan berbagai opsi teknis pemasangan penguat sinyal, menyesuaikan dengan kondisi lapangan.
– Dan Telkom akan melakukan koordinasi teknis lanjutan yang melibatkan beberapa OPD terkait, antara lain BP2RD, BPKAD, dan Dinas Pendidikan, DISDIKPORA, serta dengan PLN terkait ketersediaan stabilitas jaringan Listrik.

Warga Parittiga diserang Buaya. Foto: Istimewa.
Bangka Barat

Warga Bangka Barat Diserang Buaya, Polisi Minta Warga Waspada di Kolong Eks Tambang

Seorang warga Desa Sekar Biru, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat, diserang seekor buaya saat melintas di pinggir kolong bekas tambang, Selasa (10/2/2026) dini hari.

Peristiwa ini menjadi peringatan serius bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi ancaman satwa liar di sekitar permukiman.

Korban diketahui bernama Karmin (49), warga Dusun Perumnas, Desa Sekar Biru. Ia diserang buaya sekitar pukul 02.50 WIB saat berjalan tidak jauh dari rumahnya.

“Buaya tersebut sudah berada di darat dan langsung menggigit kaki korban. Beruntung korban berhasil melawan menggunakan kayu hingga terlepas, lalu menyelamatkan diri,” kata Kasi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso, Selasa.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka pada bagian kaki. Sekitar pukul 03.00 WIB, korban menghubungi petugas Polsek Jebus untuk meminta pertolongan. Polisi yang tiba di lokasi tidak lagi menemukan buaya tersebut dan langsung mengevakuasi korban ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis.

“Korban telah mendapatkan penanganan medis dan saat ini sudah kembali ke rumah,” ujar Yos.

Polisi menilai kejadian ini menunjukkan bahwa buaya di kolong bekas tambang tersebut berpotensi masuk ke wilayah permukiman warga dan menimbulkan ancaman serius jika tidak segera ditangani.

Polisi Ambil Langkah Antisipasi
Menindaklanjuti peristiwa tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha, S.H., S.I.K., melalui Kasi Humas, menyatakan pihaknya telah menginstruksikan jajaran untuk mengambil langkah cepat dan terukur.

“Polres Bangka Barat langsung memberikan arahan kepada para Kapolsek jajaran agar melakukan pemetaan lokasi rawan serangan satwa liar, memasang spanduk peringatan, serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat,” tegas Yos.

Selain itu, Polres Bangka Barat juga mendorong pemerintah desa untuk segera berkoordinasi dengan BKSDA dan DLHK Kabupaten Bangka Barat guna menangkap dan memindahkan buaya ke tempat penangkaran, demi mencegah kejadian serupa terulang.

Kasat Polair dan Polsek jajaran juga diminta aktif melakukan pemantauan di wilayah perairan dan kolong eks tambang yang berdekatan dengan pemukiman.
Imbauan Kepada Masyarakat
Polres Bangka Barat mengimbau masyarakat agar

Tidak beraktivitas di sekitar kolong eks tambang, terutama pada malam dan dini hari;
Tidak mandi, mencuci, atau memancing di lokasi yang berpotensi menjadi habitat buaya;
Segera melapor kepada pihak kepolisian jika melihat keberadaan buaya atau satwa liar berbahaya lainnya.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan tidak menganggap remeh potensi bahaya dari satwa liar,” pungkas Yos.

error: