Calon juga diwajibkan mendapatkan persetujuan orang tua atau wali serta melengkapi berbagai dokumen pendukung, termasuk jaminan kesehatan yang masih aktif.
TNI AU menegaskan seluruh proses seleksi dilakukan secara transparan dan tidak dipungut biaya. Masyarakat diimbau untuk tidak percaya pada pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.
Rekrutmen ini diharapkan dapat melahirkan prajurit Tamtama yang profesional, tangguh, dan siap menjaga kedaulatan udara Indonesia.














