Bangka Barat

Operasi SAR Ditutup, Adnan Tak Ditemukan

189
×

Operasi SAR Ditutup, Adnan Tak Ditemukan

Sebarkan artikel ini
Operasi pencarian Adnan ditutup. Foto: Istimewa.
Operasi pencarian Adnan ditutup. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap seorang nelayan yang hilang kontak di Perairan Karang Berang-Berang, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, resmi ditutup setelah dilakukan pencarian intensif selama tujuh hari berturut-turut.

Komandan Pos SAR Unit Mentok, Fajar Permana, mengatakan keputusan penutupan operasi SAR diambil setelah seluruh metode pencarian dilaksanakan secara maksimal dan melalui koordinasi dengan keluarga korban serta unsur SAR gabungan di lapangan.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

“Upaya pencarian telah kami lakukan secara optimal selama tujuh hari dengan berbagai metode, namun hingga hari terakhir korban belum ditemukan. Penutupan operasi dilakukan atas kesepakatan bersama keluarga dan seluruh unsur SAR,” ujar Fajar, Kamis (15/1/2026).

Pada hari ketujuh pencarian, tim SAR gabungan kembali melaksanakan operasi sejak pukul 06.30 WIB. Pencarian dilakukan di atas permukaan air secara visual dengan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU) sesuai area pencarian yang telah ditentukan.

Hingga pukul 15.00 WIB, tim menyisir area seluas sekitar 62 nautical mile persegi, mulai dari Perairan Karang Berang-Berang hingga Karang Pedrik. Namun hasil pencarian masih nihil.

Fajar menjelaskan, metode pencarian menggunakan pola Parallel Search Pattern dengan mengerahkan kapal nelayan dan Rigid Inflatable Boat (RIB-03).

Selain itu, tim juga melakukan pemantauan serta penyampaian informasi kepada kapal-kapal dan nelayan yang melintas di sekitar perairan Mentok.

“Kami juga melakukan pemapelan kepada kapal dan nelayan sekitar agar apabila menemukan tanda-tanda keberadaan korban dapat segera melaporkan ke tim SAR,” jelasnya.

Menurut Fajar, terdapat sejumlah faktor yang menjadi kendala utama selama operasi berlangsung, di antaranya lokasi awal korban hilang yang tidak diketahui secara pasti serta jeda waktu sekitar 12 jam sejak kejadian hingga laporan diterima oleh petugas.

“Dengan area pencarian yang sangat luas dan waktu yang cukup lama sejak kejadian, probabilitas penemuan korban menjadi semakin kecil,” tambahnya.

error: