Bangka

Pegawai PPPK Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pondok

70
×

Pegawai PPPK Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pondok

Sebarkan artikel ini

BANGKA – Warga Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, dikejutkan oleh peristiwa tragis yang menimpa seorang pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K). Seorang pria berusia 28 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di sebuah pondok yang berada tidak jauh dari kediamannya, Kamis sore (15/1/2026).

Peristiwa memilukan ini terjadi di Dusun Remodong, Kelurahan Remodong Indah. Kejadian tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar dan menimbulkan duka mendalam, khususnya bagi keluarga korban.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Korban diketahui berinisial AS, yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga P3K di Kantor Kelurahan Remodong Indah. Ia pertama kali ditemukan oleh sang ibu sekitar pukul 17.30 WIB setelah pulang dari tempat kerja.

Sebelumnya, sang ibu merasa ada kejanggalan karena tidak melihat anaknya berada di depan rumah seperti rutinitas biasanya. Upaya memanggil korban tidak mendapatkan respons, hingga akhirnya ia memeriksa pondok di samping rumah dan mendapati AS telah tergantung menggunakan tali jemuran.

Mengetahui kejadian tersebut, keluarga langsung panik dan melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian. Personel Polsek Belinyu segera mendatangi lokasi kejadian sekitar pukul 18.20 WIB untuk melakukan pemeriksaan awal dan pengumpulan keterangan saksi.

Saat petugas tiba, korban telah diturunkan oleh pihak keluarga.

Berdasarkan keterangan keluarga, AS diketahui tengah mengalami gangguan kesehatan berupa penyakit asam lambung kronis yang disertai tekanan psikologis berat. Dalam beberapa bulan terakhir, korban disebut sering menyendiri, melamun, dan mengalami gangguan persepsi.

Pihak keluarga juga mengungkapkan bahwa korban sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) pada Agustus 2025 dan mengonsumsi obat-obatan hingga Oktober 2025. Namun, pengobatan tersebut dihentikan atas keputusan pribadi korban.

Pihak kepolisian menyatakan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain pada tubuh korban dan kasus ini ditangani sesuai prosedur.

Aparat juga mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mental orang-orang di sekitar, serta segera mencari bantuan profesional apabila menemukan tanda-tanda depresi berat.

error: