Gong Xi Fa Chai
Bangka Barat

Ancaman Karhutla di Babar Menguat saat Musim Pancaroba

×

Ancaman Karhutla di Babar Menguat saat Musim Pancaroba

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjadi perhatian serius di Kabupaten Bangka Barat seiring kondisi cuaca yang masih berada pada masa peralihan atau pancaroba. Situasi ini dinilai cukup rawan memicu munculnya titik api jika tidak diantisipasi sejak dini oleh masyarakat.

Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Barat pun mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Langkah ini dianggap penting untuk menekan potensi kebakaran yang kerap terjadi saat perubahan musim.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kepala BPBD Bangka Barat, Safrizal, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dalam memantau perkembangan titik panas di wilayah tersebut.

“Untuk kondisi teknisnya memang sulit diprediksi karena saat ini masih masa pancaroba. Namun kami terus berkoordinasi dengan BMKG terkait titik-titik panas yang terpantau di Bangka Barat,” ujar Safrizal pada Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan, hasil pemantauan tersebut telah diteruskan kepada Bupati Bangka Barat serta para camat untuk ditindaklanjuti melalui sosialisasi kepada masyarakat.

“Kami sudah menyampaikan kepada, Sekda, Bupati dan para camat agar dilakukan sosialisasi kepada masyarakat supaya tidak membuka lahan dengan cara dibakar,” jelasnya.

Lebih lanjut, BPBD juga melakukan pemantauan harian terhadap potensi kemunculan titik panas sebagai langkah mitigasi dini. Berdasarkan data terbaru, sejumlah titik panas terpantau muncul di Kecamatan Jebus dan Parittiga, meski sifatnya dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu.

“Pemantauan kami lakukan setiap hari, dan titik panas ini sifatnya berubah-ubah,” katanya.

Sementara itu, BMKG memprediksi musim kemarau di Bangka Barat akan berlangsung hingga Agustus 2026. Kondisi ini memperbesar risiko terjadinya karhutla apabila tidak diantisipasi dengan baik oleh seluruh elemen masyarakat.

BPBD mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan tidak melakukan pembakaran lahan, menghemat penggunaan air, serta mulai mencari sumber air baku sebagai langkah antisipasi.

error: