Gong Xi Fa Chai
Bangka Barat

Tambang Ilegal Jadi Sorotan Kasi Intel Kejari Babar yang Baru

×

Tambang Ilegal Jadi Sorotan Kasi Intel Kejari Babar yang Baru

Sebarkan artikel ini
Kasintel Kejari Bangka Barat, Sanggam Aritonang (Kanan). Foto:
Kasintel Kejari Bangka Barat, Sanggam Aritonang (Kanan). Foto:

BANGKA BARAT – Kejaksaan Negeri Bangka Barat kembali melakukan penyegaran organisasi melalui pelantikan dan serah terima jabatan strategis. Pada Rabu (22/4/2026), posisi Kepala Seksi Intelijen resmi berganti sebagai bagian dari upaya memperkuat kinerja institusi penegakan hukum di daerah tersebut.

Pergantian jabatan ini menandai berakhirnya masa tugas Johan Ciptadi sebagai Kepala Seksi Intelijen dan sekaligus awal pengabdian Sanggam Aritonang di posisi yang sama.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Prosesi berlangsung khidmat dengan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Ahmad Patoni.

Dalam mutasi tersebut, Johan Ciptadi kini dipercaya mengemban tugas baru sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) di Kejaksaan Negeri Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Sementara itu, Sanggam Aritonang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Seksi Tindak Pidana Umum (Pidum) di Kejari Lamandau, Kalimantan Tengah.

Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat, Ahmad Patoni, dalam arahannya menegaskan pentingnya menjaga kesinambungan kinerja, khususnya di bidang intelijen yang memiliki peran strategis dalam mendukung penegakan hukum.

Usai dilantik, Sanggam Aritonang menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya, sekaligus beradaptasi dengan kondisi dan kebutuhan di wilayah kerja barunya.

“Saya sebagai Kasi Intel akan meneruskan dan menindak lanjuti dari pada yang telah dilaksanakan kasi intel sebelumnya,” ujar Aritonang.

Ia mengungkapkan, dalam waktu dekat pihaknya akan fokus pada pemetaan sejumlah isu strategis, termasuk aktivitas pertambangan ilegal yang masih menjadi perhatian di Kabupaten Bangka Barat.

Langkah awal yang dilakukan yakni mengumpulkan data serta informasi sebagai dasar pengambilan kebijakan.

“Kalau sementara kita (memetakan tambang ilegal). Kita inikan baru jadi menunggu arahan dari pimpinan. Kita memetakan terlebih dahulu,” cetusnya.

Sebagai putra daerah asal Pangkalpinang, Aritonang juga menyatakan kesiapannya untuk memberikan kinerja terbaik di tanah kelahirannya. Ia menilai dukungan dari berbagai pihak menjadi faktor penting dalam menjalankan tugas secara optimal.

error: