Gong Xi Fa Chai
Bangka Barat

Ditolak Berhubungan Badan, Suami di Mentok Aniaya Istri Siri

×

Ditolak Berhubungan Badan, Suami di Mentok Aniaya Istri Siri

Sebarkan artikel ini
Pelaku penganiayaan di Mentok saat diamankan Tim Macan Putih. Foto: Istimewa.
Pelaku penganiayaan di Mentok saat diamankan Tim Macan Putih. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Satreskrim Polres Bangka Barat mengungkap dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan hanya dalam hitungan jam setelah laporan diterima.

Kasus ini terjadi di Dusun Pait Jaya, Desa Belo Laut, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, pada Jumat (1/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Korban berinisial SP (29), seorang perempuan asal Kabupaten Bangka yang tinggal di wilayah tersebut, diduga mengalami tindak kekerasan fisik berupa pukulan, tendangan, hingga cekikan di bagian leher.

Terduga pelaku diketahui berinisial FA (38), seorang buruh harian lepas yang juga merupakan warga Desa Belo Laut. Peristiwa tersebut sontak memicu perhatian warga setempat setelah korban mengalami luka akibat tindakan kekerasan tersebut.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Polres Bangka Barat Ipda Yos Sudarso menegaskan bahwa laporan yang masuk langsung direspons cepat oleh tim kepolisian.

“Setelah menerima laporan, tim segera bergerak melakukan penelusuran hingga pelaku berhasil diamankan dalam waktu kurang dari 24 jam,” kata Ipda Yos Sudarso, Minggu (3/5/2026).

Ia menjelaskan, Tim Macan Putih Satreskrim Polres Bangka Barat berhasil mengamankan pelaku pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 13.15 WIB di wilayah Belo Laut. Dalam proses interogasi awal, pelaku mengakui seluruh perbuatannya.

“Mereka terikat dalam pernikahan siri. Diduga penyebabnya karena korban menolak melakukan hubungan pasutri karena lelah. Sehingga berujung penganiayaan,” ujarnya.

Saat ini, pelaku telah dibawa ke Mapolres Bangka Barat guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Polisi juga tengah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi serta menunggu hasil visum korban untuk melengkapi berkas perkara.

Menurut Ipda Yos, pengungkapan cepat ini menjadi bukti keseriusan Polres Bangka Barat dalam menangani setiap laporan masyarakat dengan sigap dan profesional, terutama kasus yang menyangkut kekerasan terhadap warga.

error: